Tambahan Dana Buka Jalan TC Timnas Wushu ke Tiongkok
Tambahan anggaran pelatnas Asian Games 2026 memungkinkan Timnas Wushu Indonesia menjalani training camp (TC) di Tiongkok sebagai persiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya. Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) mengumumkan rencana ini pada Senin, 24 Agustus 2026. TC dilaksanakan setelah dana pelatnas direalokasi sehingga program luar negeri bisa terlaksana.
Jadwal dan lokasi TC
Timnas Wushu Taolu berangkat menuju Nanjing pada Kamis, 20 Agustus 2026 untuk pemusatan latihan bersama. Sementara itu, Timnas Wushu Sanda diberangkatkan ke Shaolin Taogu, Henan, sehari setelahnya. Kegiatan ini fokus pada peningkatan teknik, simulasi pertandingan, dan adaptasi kondisi kompetisi di level Asia.
Manfaat TC bagi kesiapan atlet
Manajer Timnas Wushu, Iwan Kwok, menilai TC di Tiongkok penting untuk memperkuat mental serta menambah pengalaman bertanding atlet sebelum Asian Games. TC juga memberi kesempatan bagi pelatih melakukan evaluasi teknis dan strategi secara langsung.
"TC ke Tiongkok sangat penting memperkuat mental atlet dan membantu pelatih melakukan evaluasi sebelum menghadapi Asian Games 2026," kata Iwan. "Pengalaman tersebut menjadi modal untuk memaksimalkan peluang wushu mempertahankan tradisi medali emas Indonesia pada ajang Asia."
Alokasi anggaran pelatnas
Awalnya anggaran pelatnas Asian Games 2026 tercatat sebesar Rp127 miliar. Selanjutnya anggaran itu bertambah Rp95 miliar, sehingga total menjadi Rp222 miliar khusus untuk program pelatnas. Selain itu, pemerintah menyiapkan anggaran terpisah sebesar Rp61 miliar untuk kebutuhan pengiriman kontingen Indonesia.
Dukungan resmi dan kesinambungan program
Sekjen PB WI, Ngatino, menyampaikan rasa syukur karena TC ke Tiongkok terlaksana setelah PB WI menandatangani MoU dengan Kemenpora. Dia juga mengapresiasi dukungan Menpora Erick Thohir dan Presiden Prabowo Subianto terhadap pendanaan jangka panjang pelatnas.
"Kami bersyukur akhirnya keinginan memberangkatkan Timnas Wushu Indonesia menjalani TC di Tiongkok menghadapi Asian Games 2026 bisa terwujud," ujar Ngatino.
Dukungan pembiayaan jangka panjang diharapkan menjaga kesinambungan persiapan atlet menuju berbagai ajang internasional, termasuk target jangka panjang seperti Olimpiade 2028. Dengan TC di Tiongkok, PB WI berharap atlet tampil lebih matang dan menjaga tradisi meraih medali emas pada ajang besar Asia.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...