Olahraga

Thalita Lolos 16 Besar Thailand Open 2026 usai Kalahkan Baruah

Bagikan:
Thalita Ramadhani merayakan kemenangan di Nimibutr Stadium Bangkok

Thalita Ramadhani Wiryawan memastikan satu tiket ke 16 besar Thailand Open 2026 setelah mengalahkan Isharani Baruah pada Rabu, 13 Mei 2026 di Nimibutr Stadium, Bangkok. Pertandingan berakhir 15-21, 21-19, 21-15 dan berjalan sengit selama tiga gim. Kemenangan itu menegaskan ketangguhan Thalita pada fase awal turnamen.

Jalannya Pertandingan

Thalita kalah di gim pertama karena belum menemukan ritme dan sering mendapat tekanan lawan. Namun ia mampu bangkit pada dua gim berikutnya dengan permainan lebih sabar dan fokus. Pada gim kedua, Thalita memperbaiki tempo sehingga berhasil menutup laga di gim ketiga.

Pada gim pertama masih belum menemukan bentuk permainan dan terus dalam tekanan. Di gim kedua kita tidak banyak hilang fokus, terburu-buru ingin menyelesaikan

Hasil Pertandingan

Cabang Pemain / Pasangan Lawan Skor
Tunggal Putri Thalita Ramadhani Wiryawan Isharani Baruah 15-21, 21-19, 21-15
Ganda Campuran Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah Julien Maio / Lea Palermo 17-21, 22-20, 21-8
Ganda Campuran Dejan Ferdinansyah / Bernadine Anindya Wardana Wu Guan Xun / Lee Chia Hsin Menang (skor tidak dirinci)

Performa Ganda Campuran Indonesia

Di nomor ganda campuran, pasangan Amri Syahnawi dan Nita Violina tampil solid dan melaju setelah menang tiga gim. Mereka menang 17-21, 22-20, 21-8 dalam laga yang sempat berimbang pada dua gim pertama. Sementara itu, pasangan Dejan/Bernadine juga menang dan menunjukkan permainan yang konsisten sejak awal.

Walau menang tapi permainan kami belum maksimal. Saya rasa lawan juga begitu. Adaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock cukup sulit. Itu kendalanya

Prospek dan Tantangan Ke Depan

Thalita akan menghadapi Ratchanok Intanon pada babak berikutnya, yang diperkirakan menjadi ujian berat. Ia mengatakan akan mencoba tampil maksimal meski lawan dipastikan tidak mudah. Sementara ganda campuran diharapkan terus memperbaiki adaptasi terhadap kondisi lapangan dan shuttlecock.

Kemenangan di babak awal memberi momentum penting bagi kontingen Indonesia. Hasil ini membuka peluang untuk melaju lebih jauh, namun adaptasi cepat terhadap kondisi turnamen tetap menjadi kunci.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait