Dukungan Besar untuk Tarmizi Age sebagai Calon Wamen Ketenagakerjaan
BANDA ACEH — Nama Tarmizi Age tengah ramai diperbincangkan di Aceh setelah beredarnya poster digital dukungan yang mendorongnya masuk bursa calon Wakil Menteri Ketenagakerjaan Kabinet Merah Putih. Gelombang dukungan muncul dalam beberapa hari terakhir di grup WhatsApp, media sosial, dan komunitas perantau Aceh.
Gelombang dukungan di media sosial
Poster yang menampilkan foto dan narasi dukungan publik Aceh menjadi viral. Penyebaran cepat terjadi melalui berbagai saluran komunikasi, membuat nama Tarmizi Age muncul sebagai topik hangat perbincangan.
Platform yang banyak dipakai antara lain:
- Grup WhatsApp komunitas lokal
- Berbagai akun dan forum di media sosial
- Komunitas pekerja migran dan diaspora Aceh
Harapan publik Aceh
Banyak netizen menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan figur asal Aceh tersebut untuk posisi strategis di bidang ketenagakerjaan. Dukungan itu kerap menekankan pengalaman internasional dan jejaring yang dimiliki Tarmizi Age.
“Saya berharap sekali Presiden Prabowo bisa memilih putra terbaik Aceh ini. Bang Tarmizi Age punya pengalaman panjang di luar negeri dan tentu membawa perspektif yang luas untuk membantu urusan tenaga kerja Indonesia,”
“Bang Tarmizi Age sosok yang tepat. Beliau paham urusan tenaga kerja, punya pengalaman, dan mengerti bagaimana membangun koneksi internasional yang bisa membuka peluang bagi pekerja Indonesia,”
Makna representasi daerah
Dukungan yang terus mengalir menunjukkan adanya harapan masyarakat Aceh agar figur daerah mendapat kesempatan lebih besar di pemerintahan pusat. Nama Tarmizi Age kini disebut-sebut sebagai salah satu representasi generasi Aceh yang dianggap siap mengemban tanggung jawab strategis.
Bagi banyak warga, kemunculan nama itu bukan sekadar dukungan terhadap seorang figur, melainkan simbol aspirasi agar Aceh memiliki keterwakilan kuat di panggung nasional.
Kesimpulan
Popularitas Tarmizi Age dalam perbincangan publik mencerminkan dorongan masyarakat lokal untuk keterlibatan yang lebih besar dalam pemerintahan. Gelombang poster dan percakapan di berbagai komunitas memperlihatkan harapan agar figur asal daerah dapat berkontribusi pada kebijakan ketenagakerjaan nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wanita Tuna Wicara Bernama Menik Dilaporkan Hilang di Batubara
Menik, wanita tuna wicara berusia 63 tahun, dilaporkan hilang dari rumah di Padang Genting, Batubara sejak 1...
Putra Putri Bonapasogit 2026: Pemenang dan Harapan Bupati Taput
Putra Putri Bonapasogit 2026 di Tarutung menghasilkan enam pemenang; pemerintah berharap mereka menjadi duta...
Samosir Dapat Irigasi 15 km dan 20 Jembatan lewat Sinergi TNI
Samosir mulai bangun irigasi perpipaan 15 km dan rehabilitasi 20 jembatan lewat sinergi Pemkab, TNI, dan Kem...
Rico Waas Minta Al Jam'iyatul Washliyah Medan Perkuat Peran
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong Al Jam'iyatul Washliyah Medan 2026–2031 memperkuat peran dalam agama, pe...
Tabligh Akbar IPHI Sumut Santuni 200 Anak Yatim Pasca Muktamar
PW IPHI Sumut menggelar Tabligh Akbar di Deli Serdang, diikuti ~1.000 jamaah dan santuni 200 anak yatim seba...
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...