Bobby Nasution Bangun Gedung Permanen untuk SMPN 4 Sitolu Ori
Nias Utara — Bantuan pembangunan dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memastikan gedung permanen untuk SMPN 4 Sitolu Ori segera terealisasi. Pengumuman itu disampaikan saat kunjungan gubernur pada Kamis (6/8), menjawab kebutuhan siswa dan tenaga pendidik yang sejak berdiri pada 2024 belajar di bangunan darurat.
Kondisi sekolah sebelum bantuan
Sejak operasional pertama, kegiatan belajar mengajar berlangsung di ruang berdinding papan dan beratap seng. Kondisi itu mengganggu proses pembelajaran, terutama saat musim hujan karena lantai becek dan banyak nyamuk.
Salah seorang siswa kelas IX, Electra Stefani Harefa, mengatakan ia belum pernah merasakan belajar di gedung permanen.
“Kami kurang nyaman, contohnya saat musim hujan. Situasi lingkungan agak becek, dan tentunya pasti ada nyamuk juga yang mengganggu saat kami belajar di kelas,”
Electra menyatakan gembira dan berterima kasih kepada Gubernur atas keputusan pembangunan.
“Bapak Gubernur, terima kasih atas perhatian Bapak di sekolah kami ini. Semoga ke depannya Bapak Gubernur bertambah rezeki dan bijaksana untuk memimpin Sumut ini,”
Data siswa dan kebutuhan akses
SMPN 4 Sitolu Ori saat ini memiliki 45 siswa, terdiri dari 16 siswa kelas VII, 11 siswa kelas VIII, dan 18 siswa kelas IX. Kepala sekolah, Teti Gea, menekankan perlunya dukungan fasilitas lain, tidak hanya gedung.
“Kami ucapkan terima kasih, semoga fasilitas ke depan yang lain juga dapat dibantu,”
Teti juga meminta perbaikan akses jalan menuju sekolah. Sebagian siswa berjalan kaki antara 2 km hingga 5 km setiap hari dan ada yang berangkat sejak pukul 06.00.
Rencana pembangunan
Pembangunan yang direncanakan meliputi beberapa fasilitas inti. Pemerintah akan membangun ruang kelas, ruang administrasi, serta fasilitas sanitasi yang memadai.
- Tiga ruang kelas lengkap dengan perabot
- Satu ruang administrasi: ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha, dan ruang tamu
- Fasilitas sanitasi: toilet laki-laki, perempuan, dan toilet difabel
Kunjungan gubernur dan tindak lanjut
Pada kunjungan, Gubernur Bobby Nasution menyapa siswa di setiap kelas dan meninjau langsung progres pembangunan. Kehadiran gubernur dianggap sebagai bukti komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
Dengan dimulainya pembangunan, warga dan sekolah berharap perbaikan akses jalan, laboratorium, dan perpustakaan juga akan menjadi prioritas. Perubahan infrastruktur diharapkan meningkatkan kenyamanan belajar dan menurunkan gangguan akibat cuaca.
Ke depan, sekolah menantikan proses pembangunan yang cepat dan koordinasi antar instansi agar fasilitas baru segera bisa dimanfaatkan oleh seluruh siswa.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...