SMAN 9 Bandung Lolos Final DBL 2026 Usai Tekuk Penabur 45-33
SMAN 9 Bandung atau Niners memastikan satu tiket terakhir ke partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East setelah mengalahkan SMA BPK Penabur Cirebon 45-33 pada babak Fantastic Four. Kemenangan tercapai berkat permainan konsisten Niners yang tidak pernah tertinggal sepanjang laga.
Alur pertandingan
Niners mengawali laga dengan dominasi dan sempat menciptakan momentum melalui rentetan tujuh poin tanpa balasan. Tim asuhan Gian Gumilar ini selalu mencetak minimal 10 poin pada masing-masing dari tiga kuarter pertama, sehingga menjaga keunggulan hingga kuarter terakhir.
Penabur Cirebon berupaya mengejar dan beberapa kali memangkas jarak. Namun tekanan mereka belum cukup untuk meredam produktivitas Niners yang tetap stabil hingga peluit akhir.
Keunggulan di paint
Efektivitas Niners di area paint menjadi pembeda. Dari total 45 poin, 34 poin berasal dari paint area, sebuah indikator dominasi permainan bawah ring yang sulit diatasi Penabur Cirebon.
Pemain kunci dan statistik
Arkanairo Reizo menjadi pencetak angka terbanyak bagi Niners dengan 18 poin dan sembilan rebound. Kontribusi besar juga datang dari Steven Sebastian, yang akrab disapa Pepen. Ia mencatatkan double-double dengan 14 poin dan 15 rebound, termasuk 11 defensive rebound yang sangat membantu pertahanan tim.
“Aku sendiri ingin tahun ini juaranya nggak cuman di Bandung aja. Tapi, kalau bisa di West Java sekalian kita yang jadi juara,” ujar Steven.
Dari kubu Penabur Cirebon, Nathan Angtolyv tampil paling produktif dengan 12 poin. Menariknya, ia sukses menyarangkan semua enam percobaan free throw yang dilepaskannya, sehingga menjadi andalan saat timnya membutuhkan poin dari garis penalti.
Makna kemenangan
Kemenangan ini mengantarkan Niners ke partai puncak untuk menghadapi SMA Trimulia Bandung. Pertemuan kedua tim di fase puncak menambah bumbu kompetitif, mengingat keduanya sudah saling mengenal gaya permainan di ajang DBL West Java-East.
Kemenangan Niners menegaskan kedalaman skuad dan keberhasilan pelatih menerapkan peran pemain, terutama peran Steven di bawah ring. Menjelang final, fokus Niners kini adalah mempertahankan ketajaman di paint dan mengurangi kelemahan saat menghadapi tim yang bermain cepat.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...
Bintang Timur Surabaya Tekuk Mimika FC 3-1 di PFL 3 Okt 2026
Bintang Timur Surabaya menang 3-1 atas Mimika FC di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, pada lanjutan P...