Olahraga

Robertson: Duka Jota Ubah Fokus Liverpool Musim Lalu

Bagikan:
Andrew Robertson membahas dampak kematian Diogo Jota pada Liverpool

Andrew Robertson mengatakan kematian Diogo Jota dalam kecelakaan mobil di Zamora, Spanyol, pada Juli tahun lalu mengubah fokus skuad Liverpool dan memengaruhi performa musim lalu. Pernyataan itu disampaikan Robertson di podcast Stick to Football pada Rabu, 23 September 2026. Jota meninggal bersama saudaranya, Andre Silva, dan kejadian itu meninggalkan duka mendalam bagi klub.

Robertson bicara tentang duka dan prioritas

Robertson menggambarkan suasana setelah tragedi sebagai hal yang sulit dijelaskan. Ia menyebut sepak bola kehilangan prioritas bagi para pemain yang sedang berduka.

Sulit untuk dijelaskan atau dibicarakan karena apa yang kami alami sungguh menghebohkan

Menurutnya, kehilangan rekan dekat di ruang ganti membuat fokus pada kompetisi menurun. Robertson juga menyampaikan empati pada pemain baru yang tiba ketika suasana klub sedang berat.

Kami tidak peduli dengan sepak bola karena Anda baru saja kehilangan salah satu rekan terbaik Anda di ruang ganti

Pengaruh pada performa musim lalu

Robertson menilai duka itu berkontribusi pada berkurangnya determinasi dan keunggulan Liverpool sepanjang musim. Ia mengatakan adaptasi bagi pemain baru terhambat karena suasana hati tim yang prihatin.

Dia menambahkan bahwa butuh bulan-bulan bagi rekrutan baru untuk menyesuaikan diri karena fokus skuad terpecah. Robertson menyebut kehilangan Jota membuat tim kadang bertanya, "apa gunanya?" dalam upaya mereka.

Peringatan dan warisan Jota

Robertson mengenang bahwa seminggu sebelum kecelakaan, ia menghadiri pernikahan Jota. Kenangan itu membuat kehilangan terasa semakin menyakitkan. Sebagai penghormatan, Liverpool mendirikan peringatan permanen di Anfield bertajuk Forever 20 untuk Diogo Jota dan saudaranya Andre Silva.

Harapan untuk musim ini

Meski berduka, Robertson menyatakan harapan pada perkembangan pemain baru musim ini. Ia melihat musim berjalan sebagai titik awal baru bagi para rekrutan untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka.

Kisah Jota, menurut Robertson, akan tetap menjadi bagian dari sejarah dan keluarga besar Liverpool. Warisan tersebut juga menjadi pelajaran emosional bagi seluruh skuad dalam menghadapi masa depan klub.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait