Olahraga

Rahmat Erwin Sumbang Emas dan Pecahkan Rekor Dunia 75 kg

Bagikan:
Rahmat Erwin Abdullah meraih medali emas setelah pecahkan rekor dunia angkat besi 75 kg

Rahmat Erwin Abdullah merebut medali emas kedua sekaligus memecahkan rekor dunia nomor kelas 75 kg putra pada cabang angkat besi Asian Games Aichi-Nagoya, Minggu, 27 September 2026. Atlet 25 tahun itu mencatat total angkatan 366 kilogram yang mengantar Tim Merah Putih meraih prestasi penting.

Detail angkatan dan rekor

Rahmat mencatat angkatan snatch 160 kilogram dan clean and jerk 206 kilogram. Total 366 kilogram tersebut menjadi angka yang memupus rekor sebelumnya pada kelas 75 kg putra dan memastikan posisi puncak di podium.

Respons Dubes dan suasana tim

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, memberikan apresiasi atas prestasi itu. Ia menyebut keberhasilan Rahmat sebagai penyemangat bagi atlet Indonesia lain yang masih berlaga di Asian Games.

Medali emas kedua yang sukses diraih Rahmat Erwin Abdullah tentu menjadi penyemangat Tim Merah Putih lainnya. Lebih membanggakan lagi, Rahmat juga sukses memecahkan rekor dunia di kelas 75 kg putra,

Selamat kepada Rahmat Erwin Abdullah, pelatih, dan tim ofisial. Cabang olahraga angkat besi kembali menunjukkan perannya dalam menyumbangkan prestasi bagi Merah Putih,

— Nurmala Kartini Sjahrir, dalam keterangan pers KBRI Tokyo

Catatan sejarah rekor

Sebelumnya, rekor dunia kelas 75 kg putra dipegang oleh lifter Korea Utara, Chong Song Ri. Dengan angkatan 366 kilogram, Rahmat kini menempatkan namanya sebagai pemegang rekor baru kelas tersebut.

Implikasi untuk Tim Merah Putih

Kemenangan ini tidak hanya menambah perolehan medali, tetapi juga memperkuat moral kontingen Indonesia di ajang. Keberhasilan Rahmat diharapkan memicu performa lebih baik dari cabang-cabang lain yang masih bertanding.

Prestasi Rahmat Erwin Abdullah juga menegaskan posisi angkat besi sebagai salah satu cabang andalan Indonesia dalam kompetisi multinasional. Perhatian kini bergeser pada jadwal nomor lain dan peluang medali berikutnya bagi Tim Merah Putih.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait