Ekonomi

Prakiraan IHSG Hari Ini: Potensi Melemah Terbatas

Bagikan:
Grafik pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprakirakan melemah terbatas pada perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini, Senin, 7 September 2026. IHSG ditutup pada level 6.636 pada akhir pekan lalu, setelah mengalami tekanan jual dari investor asing.

Aksi jual asing tekan pasar

Pelemahan pekan lalu disertai aksi jual bersih asing sebesar Rp317,01 miliar. Tekanan ini berkontribusi pada penurunan indeks dan likuiditas sektor-sektor tertentu.

  • DSSA
  • ASII
  • BBCA
  • ANTM
  • ISAT

Analisis teknikal: level kunci

Tim analis Pilarmas Investindo Sekuritas menilai pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi turun namun terbatas. Mereka memetakan level kunci yang harus dicermati oleh pelaku pasar.

"Berdasarkan analisa teknikal, IHSG hari ini berpotensi melemah terbatas. IHSG akan bergerak di level support 6.600 untuk level resistansi 6.710," ujar Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas.

Sentimen domestik: data BI yang dinantikan

Pelaku pasar domestik akan mencermati sejumlah rilis Bank Indonesia pekan ini. Salah satu yang menjadi fokus adalah data cadangan devisa yang dirilis hari ini, serta indeks keyakinan konsumen yang akan keluar pada Rabu lusa.

Pergerakan data tersebut diperkirakan dapat mempengaruhi pandangan pasar terhadap likuiditas rupiah dan sentimen investasi jangka pendek.

Sentimen global: sorotan pada data AS

Dari luar negeri, pasar menunggu rilis data ekonomi Amerika Serikat pekan ini. Di antaranya adalah Indeks Harga Produsen (Producer Price Index) yang diprakirakan mengalami kenaikan.

"Selain itu, data inflasi Amerika akan dirilis Jumat mendatang. Data ini akan menjadi tolok ukur penting bagi the Fed dalam memutuskan tingkat suku bunga nantinya," kata Tim Pilarmas.

Tim analis menambahkan bahwa kenaikan inflasi AS kemungkinan bersifat terbatas, namun tetap berpotensi memberi dampak pada sentimen pasar global.

Prospek dan rekomendasi

Secara keseluruhan, IHSG diperkirakan bergerak dengan ruang penurunan terbatas sepanjang pekan ini. Investor disarankan mencermati rilis data BI dan indikator inflasi AS sebagai penentu arah jangka pendek.

Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada respon pasar terhadap data-data tersebut serta arus modal asing. Waspadai level 6.600 sebagai support penting dan 6.710 sebagai resistansi kunci.

Farhan Azhar
Penulis
Farhan Azhar

Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.

Berita Terkait