Todotua: Perjuangan Tim Indonesia di Asian Games 2026 Belum Selesai
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, menyatakan perjuangan kontingen Merah Putih di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih panjang. Hingga Selasa, 22 September 2026 pukul 21.29 waktu Jepang, Indonesia mengumpulkan satu medali perak dan tujuh medali perunggu.
Perolehan medali sementara
Tim Indonesia tercatat mengoleksi delapan medali sampai data terakhir tercatat pada 22 September 2026 malam. Perkembangan perolehan medali akan terus dipantau oleh tim CdM seiring berjalannya kompetisi cabang olahraga yang masih berlangsung.
| Medali | Jumlah |
|---|---|
| Perak | 1 |
| Perunggu | 7 |
| Total | 8 |
Cabang yang jadi perhatian
Todotua menyebut sejumlah cabang olahraga masih berpeluang menambah pundi-pundi medali. Tim CdM menaruh perhatian khusus pada angkat besi, sport climbing, canoe, dan rowing.
- Angkat besi
- Sport climbing
- Canoe
- Rowing
Beberapa cabang, termasuk angkat besi dan canoe, sudah memulai pertandingan pada Rabu, 23 September 2026. Tim CdM memastikan perkembangan tiap atlet terus dimonitor sepanjang rangkaian pertandingan.
Fokus persiapan dan pendampingan
CdM menekankan pentingnya menjaga fokus atlet dan menghindari gangguan selama penyelenggaraan. Pendampingan teknis dan pemantauan kondisi mental menjadi prioritas agar atlet bisa tampil maksimal di arena.
“Perjuangan kita masih panjang. Masih banyak cabang olahraga yang belum tampil dan beberapa juga kita harapkan bisa menyumbangkan medali untuk Tim Indonesia di Asian Games 2026 ini,”
Todotua juga meminta dukungan dari publik Indonesia untuk memberikan semangat tambahan kepada atlet yang berlaga. Ia yakin doa dan dukungan dari Tanah Air memberi motivasi penting bagi kontingen.
“Kami mohon restu, doa, dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia. Karena meskipun jauh, saya yakin doa dan dukungan itu sampai kepada atlet yang sedang bertanding,”
Tim CdM berkomitmen mendampingi dan memantau perjuangan kontingen sampai seluruh rangkaian Asian Games 2026 usai. Pemantauan terus dilakukan agar setiap atlet dapat mengeluarkan kemampuan terbaik di setiap pertandingan.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Robertson: Duka Jota Ubah Fokus Liverpool Musim Lalu
Andrew Robertson menyebut kematian Diogo Jota di Zamora mengubah prioritas Liverpool dan mempengaruhi perfor...
Dubes Nurmala Hadiri Venue Renang dan Berkuda, Dukung Atlet Indonesia
Dubes Nurmala Kartini meninjau arena renang dan berkuda di Tokyo, 22 September 2026, memberi dukungan moral...
Capital Market Run 2026: Kompetisi Lari HUT Pasar Modal di GBK
Capital Market Run 2026 digelar 29 Nov di GBK untuk HUT ke-49 Pasar Modal; registrasi early bird dibuka deng...
WNI Nobar di Rumah Indonesia Nagoya Dukung Bulutangkis Asian Games
WNI di Nagoya nobar di Rumah Indonesia untuk mendukung tim bulutangkis putra saat perempat final Asian Games...
Aldo Pratama Jadikan Asian Games 2026 Tolok Ukur Fencing Asia
Aldo Pratama melihat Asian Games 2026 sebagai tolok ukur; ia kalah di babak 32 dari Kyousuke Matsuyama namun...
Bigetron Jadi Juara FFWS SEA 2026 Fall lewat Booyah Game 12
Bigetron by Vitality juara FFWS SEA 2026 Fall setelah Booyah penentu di Game 12 Grand Finals Surabaya, 20 Se...