Kapolda Sumut Buka Suara soal Kematian Winda, Dua Ditangkap di Medan
MEDAN — Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Februanto, menyampaikan keterangan terkait peristiwa kematian mantan istri polisi, Winda Lorenza Gowasa, yang terjadi di Kompleks Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia beberapa waktu lalu. Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas perkembangan kasus yang tengah ditangani pihak kepolisian.
Kapolda buka suara soal kasus kematian
Irjen Pol Whisnu memberikan keterangan resmi untuk menjelaskan posisi kepolisian mengenai peristiwa tersebut. Informasi resmi ini dimaksudkan untuk menjaga transparansi proses penyelidikan yang sedang berjalan.
Detail lebih lanjut terkait penyebab kematian dan langkah penyidikan tidak disebutkan secara rinci. Kepolisian berjanji akan menyampaikan perkembangan kasus setelah bukti dan hasil pemeriksaan lebih lengkap.
Penangkapan penjual vape getar di parkiran hotel
Polrestabes Medan menangkap seorang wanita muda yang diduga menjual narkoba jenis vape getar. Penangkapan berlangsung saat pelaku melakukan transaksi di salah satu parkiran hotel di Kecamatan Medan Barat, kemarin.
Pihak kepolisian melakukan penangkapan pada saat transaksi berlangsung untuk mendapatkan bukti dan mengamankan barang bukti. Pelaku kini berada dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Polrestabes Medan.
IRT diduga bandar narkoba digerebek di bantaran Sungai Deli
Dalam operasi terpisah, tim Polrestabes Medan juga menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT) yang diduga berperan sebagai bandar narkoba. Penggerebekan dilakukan di bantaran Sungai Deli, Jalan Badur, Kecamatan Medan Maimun.
Penggerebekan di lokasi bantaran sungai menunjukkan upaya kepolisian menindak peredaran narkoba di berbagai lokasi, termasuk tempat yang kerap luput dari pengawasan. Sejumlah barang bukti diamankan dan tersangka dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Impak dan langkah selanjutnya
Ketiga peristiwa ini memperlihatkan dua hal: penanganan kasus kematian yang jadi sorotan publik dan upaya berkelanjutan kepolisian memerangi peredaran narkoba di Medan. Polrestabes Medan dan Polda Sumut menyatakan akan meneruskan penyidikan untuk mengungkap fakta di balik setiap kasus.
Publik diimbau menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian untuk keterangan yang lengkap dan terverifikasi mengenai perkembangan kedua kasus tersebut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...