Omoda O4 EV Resmi Meluncur di GIIAS 2026 sebagai Mobil AI Pertama
Jakarta, 29 Juli 2026 — Omoda dan Jaecoo meluncurkan Omoda O4 EV di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, menandai langkah mereka ke era mobil listrik berteknologi kecerdasan buatan sebagai The First AI Car for Everyone. Peluncuran berlangsung di ICE BSD, Tangerang, dan bertujuan menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih personal dan intuitif bagi pengguna di Indonesia.
Peluncuran dan visi produk
Pada acara peluncuran, Business Unit Director of Omoda & Jaecoo Indonesia, Jim Ma, menjelaskan bahwa produk ini lahir dari observasi perilaku pengguna sehari-hari. Tujuannya adalah menghadirkan AI yang mudah digunakan dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
"Kami ingin menghadirkan teknologi AI yang lebih dekat, lebih intuitif, dan dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat Indonesia,"
Jim menambahkan bahwa desain Omoda O4 EV dikembangkan berdasarkan kebiasaan seperti pola parkir, aktivitas luar ruang, dan gaya hidup modern yang semakin fleksibel.
Fitur AI dan kabin
Omoda memosisikan O4 EV sebagai kendaraan yang menggabungkan kenyamanan, keamanan, dan kecerdasan digital. Model ini disebut membawa pengalaman mobilitas yang lebih cerdas dan personal, termasuk integrasi sistem AI pada antarmuka pengemudi.
Meski perusahaan menyebutkan istilah Super AI Cockpit, detail lengkap fitur tersebut belum diungkapkan secara rinci saat peluncuran. Perusahaan menegaskan fokus pada kemudahan interaksi dan penyesuaian terhadap preferensi pengguna.
Spesifikasi teknis
Omoda O4 EV dilengkapi baterai berkapasitas 67 kWh. Menurut informasi resmi yang diumumkan saat peluncuran, kendaraan ini mampu menempuh hingga 553 kilometer dalam sekali pengisian daya.
- Baterai: 67 kWh
- Jarak tempuh: hingga 553 km per pengisian
- Posisi pasar: mobil listrik berteknologi AI untuk penggunaan sehari-hari
Implikasi dan langkah selanjutnya
Dengan Omoda O4 EV, perusahaan menegaskan transformasi dari merek otomotif tradisional menjadi brand mobilitas cerdas. Peluncuran di GIIAS menandai komitmen memperkenalkan teknologi AI yang dapat diakses pasar massal di Indonesia.
Ke depan, publik dan konsumen menantikan rincian lebih lanjut mengenai fitur AI, harga, serta jaringan layanan purna jual dan infrastruktur pengisian yang akan mendukung penyebaran model ini di pasar domestik.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Lima Model Wuling Capai TKDN 60%, Perkuat Produksi Lokal
Wuling mengumumkan lima model EV kini memiliki TKDN 60%, didukung perakitan baterai dan komponen lokal untuk...
Mekanik Bengkel di Banjarmasin Raih Rp1 Miliar dari Miliarder Yamaha
Rahman, mekanik asal Alalak Banjarmasin, memenangkan Rp1 miliar lewat program Miliarder Yamaha setelah membe...
Vespa Primavera 180 Hadir dengan Warna Baru Pink Sofisticato
Vespa Primavera 180 meluncurkan warna baru Pink Sofisticato untuk menambah pilihan personalisasi, hadir seja...
Checklist Perawatan Baterai Mobil Listrik agar Awet dan Tidak Cepat Rusak
Perawatan baterai mobil listrik penting untuk menghindari kerusakan dan biaya besar; cek rutin, atur pengisi...
Baterai Mobil Listrik Bisa Rusak, Ini Cara Menjaga Usianya
Baterai mobil listrik rentan rusak dan mahal diganti; ketahui penyebab, cakupan asuransi, dan cara merawat a...
Jelang Libur Panjang: Persiapan Road Trip agar Aman dan Nyaman
Menjelang libur panjang, pengendara disarankan mengecek kendaraan, kondisi fisik, dan membatasi waktu mengem...