Tgk. Muharuddin Raih SMSI Aceh Award 2026
BANDA ACEH — Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Tgk. Muharuddin, meraih SMSI Aceh Award 2026 kategori Tokoh Parlemen Aceh Responsif dan Komunikatif. Penghargaan diserahkan Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, pada malam anugerah di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (5/9) malam.
Alasan pemberian penghargaan
Panitia menilai Tgk. Muharuddin cepat dan tanggap merespons berbagai persoalan di Aceh. Penilaian mencakup upayanya memperjuangkan realisasi butir-butir MoU Helsinki dan advokasi kepentingan Aceh ke pemerintah pusat.
Selain itu, kinerja legislator ini dinilai responsif terhadap isu-isu publik seperti sengketa lahan di Aceh Timur dan penanganan demonstrasi Hari Damai Aceh.
Respons saat bencana dan bantuan kemanusiaan
Pada bencana yang melanda Aceh akhir tahun lalu, Tgk. Muharuddin bergerak cepat. Ia membentuk tim bersama Partai Aceh untuk turun membantu korban, khususnya di wilayah Aceh Utara.
Langkah tersebut turut menjadi pertimbangan SMSI dalam memberikan penghargaan karena menunjukkan kepedulian dan aksi nyata di lapangan.
Pernyataan Tgk. Muharuddin
Usai menerima anugerah, Tgk. Muharuddin mengatakan penghargaan itu menjadi dorongan untuk terus bekerja demi masyarakat Aceh. Ia menekankan penghargaan bukan untuk pamer, melainkan sebagai motivasi.
"Apresiasi atau penghargaan ini bukan untuk gagah-gagahan, tapi kita harus jadikan ini sebagai 'cambuk' atau motivasi untuk terus bekerja untuk rakyat, serta memperjuangkan kepentingan-kepentingan Aceh."
Ia juga mengapresiasi peran pers dan SMSI sebagai salah satu konstituen Dewan Pers yang menjadi mitra penting dalam memperjuangkan kepentingan Aceh.
Untuk mendorong kemajuan daerah, Tgk. Muharuddin mengimbau semua pemangku kepentingan Aceh bersatu dan tidak terpecah belah.
"Kita jangan mudah diadu domba atau dipecah belah. Tentu jika kita semua kompak, kesejahteraan masyarakat Aceh dan kemajuan Aceh bisa diwujudkan."
Pandangan SMSI Aceh
Ketua SMSI Aceh, Aldin NL, menyatakan penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Menurutnya, SMSI Aceh Award 2026 merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi tokoh dan institusi yang berkontribusi bagi masyarakat.
"SMSI Award diharapkan menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus berkontribusi, berinovasi dan menghadirkan gagasan yang memberikan dampak positif bagi pembangunan Aceh."
Aldin berharap penghargaan mendorong penerima untuk mempertahankan dan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan Aceh.
Implikasi dan langkah ke depan
Penghargaan ini menegaskan peran aktor legislatif yang aktif berkomunikasi dengan berbagai elemen—pemerintah, politisi, dan insan pers. Jika dukungan lintas elemen terjaga, upaya mempercepat realisasi program pembangunan dan kesejahteraan Aceh berpeluang lebih besar.
Ke depan, konsolidasi dukungan dan sinergi antar-pemangku kepentingan menjadi kunci agar berbagai persoalan Aceh yang belum terselesaikan dapat dituntaskan demi kemaslahatan masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Banda Aceh Pasang Kembali Dua Pompa di Underpass Beurawe
Dinas PUPR Banda Aceh memasang kembali dua pompa di Underpass Beurawe pada 21/10 pasca pencurian kabel; kini...
DQA Aceh Peringati Hari Santri 2026: Apresiasi Santri MTQ dan Sembako
Dayah Darul Quran Aceh peringati Hari Santri 2026 dengan apel, penghargaan untuk santri MTQ Nasional, dan pe...
Kejari Aceh Besar Sosialisasi Pencegahan Korupsi Dana Desa
Kejari Aceh Besar menggelar sosialisasi pencegahan korupsi dana desa di Darul Imarah untuk memperkuat tata k...
Sabang Gelar Gerakan Pangan Murah 300 Paket pada Hari Pangan 2026
Sabang menggelar Gerakan Pangan Murah 22 Oktober 2026 menyediakan 300 paket bahan pokok seharga Rp125.500 un...
Festival Seni dan Qasidah Pematangsiantar 2026 Digelar, 156 Peserta Berlomba
Pemko Pematangsiantar menggelar Festival Seni dan Qasidah 21–22 Okt 2026 dengan 156 peserta; pemenang akan m...
GPM Simalungun: Pasar Murah di Panei Tekan Harga Pangan
Pemkab Simalungun gelar Gerakan Pangan Murah di Panei (22/10/2026) untuk stabilkan harga dan bantu daya beli...