MTQ Sumut ke-40: Semi final KTIQ dan lomba kaligrafi berjalan lancar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Provinsi Sumatera Utara berlangsung kondusif di Lapangan Astaka Jalan Williem Iskandar, Deliserdang, Kamis 18 Juni dan berlanjut Jumat 19 Juni dengan pelaksanaan semi final Cabang Karya Tulis Ilmiah Al Quran (KTIQ) serta lomba kaligrafi di lokasi terpisah.
Semi final KTIQ digelar, peserta mayoritas muda
Semi final KTIQ digelar Jumat 19 Juni setelah seleksi awal yang diikuti 39 peserta putra dan puteri. Cabang ini diminati peserta berusia belum 25 tahun yang menunjukkan antusias tinggi.
Panitia sudah menyiapkan materi lomba sehingga peserta bekerja berdasarkan konsep yang sama. Dari babak penyisihan terpilih 12 peserta untuk semi final, terdiri atas 6 putra dan 6 putri, yang akan bersaing untuk maju ke jenjang berikutnya.
Hari ini mereka akan masuk babak semi final guna maju ke babak selanjutnya. Semoga upaya menjadi terbaik akan tercapai,
kata Muhammad Yasir Tanjung, Ketua Panitia MTQ ke-40 Sumut.
Format lomba dan tema
Peserta KTIQ menulis karya ilmiah sendiri dengan sumber buku dan artikel terkait Al Quran. Panitia memberi judul tema yang harus dikembangkan, termasuk topik tentang moderasi beragama dan lingkungan hidup.
Waktu pengerjaan diberikan delapan jam sejak pukul 08.00 hingga 16.00, dan peserta umumnya membawa referensi berupa buku, artikel Al Quran, dan kutipan pengamat untuk memperkuat argumen.
Lomba kaligrafi berlangsung di Gedung Dispora
Secara bersamaan, cabang kaligrafi digelar di Gedung Olahraga Dispora lantai 2. Panitia menyelenggarakan beberapa kategori, antara lain:
- Kaligrafi hiasan mushaf putri
- Kaligrafi kontemporer putri
- Kaligrafi kontemporer putra
- Kaligrafi digital putra
Peserta tampak serius mengerjakan tugas baik pada lomba manual maupun digital. Penilaian dilakukan oleh dewan hakim dalam suasana hening, sementara panitia menyediakan media untuk menulis dan melukis; perlengkapan pendukung dibawa oleh peserta.
Skala acara dan langkah selanjutnya
Tahun ini MTQ ke-40 diikuti sekitar 195 peserta putra dan putri untuk berbagai cabang lomba. Para pemenang cabang KTIQ dan kategori lainnya akan melaju ke tahap berikutnya sesuai mekanisme lomba.
Penyelenggara berharap hasil lomba dapat memunculkan karya ilmiah dan seni kaligrafi berkualitas yang mendorong pengembangan pemahaman Al Quran serta sikap moderasi beragama di tingkat regional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...