Michael Olise Jadi Pemain Terbaik saat Prancis 3-1 Senegal
Michael Olise terpilih sebagai pemain terbaik ketika Timnas Prancis membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-1 atas Senegal pada Rabu dini hari waktu Indonesia. Penampilan Olise krusial dalam membangun serangan yang membuka ruang bagi Kylian Mbappé mencetak gol, sehingga memengaruhi hasil pertandingan Grup J.
Peran Olise dalam kemenangan
Olise tampil lebih dominan setelah turun minum. Pada babak pertama ia belum memberi dampak besar, saat Prancis kesulitan menembus pertahanan rapat Senegal. Namun di babak kedua, kreativitas dan kemampuan membaca ruang Olise menghidupkan serangan Prancis.
Salah satu momen penentu adalah ketika Olise mengirim umpan terobosan yang membuka peluang bagi Mbappé untuk mencetak gol. Aksi itu memicu perubahan tempo permainan dan jadi titik balik menuju kemenangan meyakinkan Prancis.
Profil singkat dan gaya bermain
Michael Akpovie Olise lahir di London pada 2001 dan berusia 24 tahun. Ia dikenal sebagai penyerang sayap kanan berkaki kiri dengan tinggi 1,84 meter. Selain bermain di sayap, Olise juga piawai menjalankan peran sebagai gelandang serang.
Kombinasi kecepatan, kreativitas, dan akurasi umpan membuatnya sering menjadi ancaman bagi pertahanan lawan sepanjang pertandingan. Di laga melawan Senegal, kemampuan itu terlihat jelas saat ia membuka ruang dan memberikan umpan kunci.
Karier klub dan perkembangan
Saat ini Olise bermain untuk Bayern Munich, setelah bergabung pada Juli 2024 dengan kontrak hingga Juni 2029. Jejak kariernya dimulai dari akademi Arsenal, lalu Chelsea pada 2009, kemudian Manchester City, dan berkembang signifikan di Reading hingga promosi ke tim utama.
- Reading: tempat dia menanjak dan menarik perhatian klub-klub besar.
- Crystal Palace: direkrut Juli 2021 dan berkembang menjadi salah satu bakat muda terbaik Liga Inggris.
- Bayern Munich: transfer musim panas 2024 sebagai bukti kualitasnya.
Dampak untuk Timnas dan prospek ke depan
Penampilan Olise memberi opsi tambahan bagi pelatih Prancis dalam merancang serangan. Perannya sebagai kreator membuat kombinasi serangan Prancis lebih variatif, terutama bila digabungkan dengan kecepatan Mbappé.
Ke depannya, konsistensi Olise di Bayern Munich dan performa di panggung internasional akan menentukan sejauh mana ia bisa mengukuhkan posisi sebagai pemain kunci Prancis dalam turnamen ini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...
Alcaraz Melaju ke Semifinal Japan Open Usai Shapovalov Mundur
Carlos Alcaraz melaju ke semifinal Japan Open 2026 setelah Denis Shapovalov mundur karena cedera saat skor 7...
Bartunkova Singkirkan Sabalenka, Lolos 16 Besar China Open
Nikola Bartunkova menyingkirkan Aryna Sabalenka 6-4, 6-3 pada babak ketiga China Open 2026 di Beijing, melaj...