Lazio vs Pisa: Sarri Wantiwas Jelang Pekan Terakhir
SS Lazio akan menjamu Pisa SC pada pekan terakhir Liga Italia, Minggu 24 Mei 2026 pukul 01.45 WIB di Stadion Olimpico. Pertandingan ini krusial meski tak menentukan gelar; Paulo pelatih Lazio mengingatkan timnya agar waspada terhadap permainan rapat Pisa yang bisa merepotkan.
Pratinjau pertandingan
Laga terakhir musim ini mempertemukan tim yang berkebalikan posisi di klasemen. Lazio menempati posisi ke-9 dengan 51 poin, sedangkan Pisa berada di dasar klasemen dengan 18 poin. Meski selisih kualitas jelas, Lazio tidak boleh meremehkan lawan yang bermain disiplin.
Ucapan pelatih
Manajer Lazio, Maurizio Sarri, menyatakan kekhawatirannya soal konsistensi dan kondisi internal skuad. Ia menilai Pisa sebagai lawan yang menutup ruang dan bermain agresif.
"Pisa bermain rapat, agresif, dan disiplin. Menyulitkan Lazio mengembangkan permainan,"
Sarri juga menegaskan soal masalah komunikasi tim:
"Saya sama sekali tidak didengarkan. Dan saya tidak senang,"ujar Sarri.
Di sisi lain, pelatih Pisa, Alberto Gilardino, mengakui kualitas dan pengalaman Lazio lebih unggul. Meski begitu, ia meminta anak asuhnya fokus mempertahankan disiplin dalam bertahan.
"Kami harus bertahan dengan sangat disiplin untuk bisa mengimbangi mereka,"
Gilardino menilai satu poin atau hasil imbang dari laga ini sudah menjadi pencapaian positif untuk Pisa.
Data historis dan konteks
Kedua tim baru pernah bertemu sekali sebelumnya, yang berakhir imbang 0-0 pada 30 Oktober 2025. Perbedaan posisi di klasemen menegaskan sedangnya kondisi kedua klub; Lazio mengincar penutupan musim yang solid, sementara Pisa berharap menutup musim dengan kehormatan dan semangat mempertahankan diri.
Perkiraan susunan pemain
Pelatih kedua tim kemungkinan menurunkan formasi yang lebih berhati-hati mengingat konteks pertandingan.
- Lazio (4-3-3): Furlanetto; Marusic, Romagnoli, Provstgaard, Pellegrini; Belahyane, Basic, Dele-Bashiru; Isaksen, Noslin, Pedro.
- Pisa (3-5-2): Semper; Calabresi, Canestrelli, Bozhinov; Leris, Akinsanmiro, Aebischer, Vural, Angori; Moreo, Stojilkovic.
Dengan gaya bertahan Pisa dan kebutuhan Lazio menjaga reputasi, pertandingan diprediksi berlangsung ketat dan tak mudah dibuka. Hasil akhir dapat menentukan evaluasi musim bagi kedua tim dan setting momentum menuju kompetisi musim depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Coco Gauff Kalahkan Osorio dan Melaju ke Putaran Ketiga China Open
Coco Gauff mengalahkan Camila Osorio 7-6(4), 4-6, 6-2 di China Open 2026 dan lolos ke putaran ketiga; kemena...
Sepak Takraw Putra Indonesia Raih Perak di Asian Games 2026
Tim sepak takraw putra Indonesia meraih medali perak nomor men's quadrant Asian Games 2026 setelah kalah 1-2...
Ferran Torres Cedera, Carlos Espi Dipanggil Perkuat Spanyol
Ferran Torres absen karena cedera pergelangan kaki kiri; Carlos Espi dari Real Madrid dipanggil menggantikan...
Tuchel Ingatkan Inggris Tetap Fokus Hadapi Kroasia di Rijeka
Thomas Tuchel meminta Inggris tetap fokus jelang laga UEFA Nations League melawan Kroasia di Rijeka, setelah...
Tyler Adams Kembali Jadi Kapten Timnas Amerika Serikat
Tyler Adams ditunjuk kembali sebagai kapten Timnas Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2030; Pochettino me...
PSIS Semarang Bidik Tiga Poin Lawan Adhyaksa FC di Jatidiri
PSIS Semarang menjamu Adhyaksa FC di Jatidiri (3 Okt). Widodo minta pemain percaya diri tanpa overconfidence...