Lokal

Kemenag Medan Dukung MilkLife Soccer Challenge untuk Sepak Bola Putri

Bagikan:
Kemenag Medan dan mitra bahas MilkLife Soccer Challenge untuk sepak bola putri usia dini

Medan, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Medan, Dr. H. Yose Rizal, S.Ag MM, menerima kunjungan PT Global Dairi Alami (MilkLife), Bakti Olahraga Djarum Foundation, dan PT Musim Mas pada Rabu (7/10). Pertemuan itu membahas MilkLife Soccer Challenge yang diarahkan untuk pembinaan sepak bola putri usia dini bagi peserta didik Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan sekolah dasar. Tujuan utama adalah mengembangkan potensi fisik, karakter, dan prestasi siswa melalui olahraga.

Pertemuan dan tujuan program

Delegasi menjelaskan rencana program yang menyasar kelompok usia KU10 dan KU12. Program ini memberi ruang latihan dan kompetisi untuk siswi sejak dini, sekaligus membuka kesempatan pengembangan bakat dan pengalaman bertanding.

“Kami menyambut baik adanya program yang memberikan ruang bagi siswi madrasah untuk mengembangkan bakatnya melalui olahraga, karena pembinaan seperti ini dapat menjadi bagian dari pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh,”

Sasaran peserta dan manfaat

Program MilkLife Soccer Challenge menargetkan pembinaan teknis dan nonteknis. Selain keterampilan bermain, kegiatan dirancang untuk membangun kebugaran, disiplin, kerja sama, dan sportivitas.

  • Pengembangan keterampilan sepak bola untuk siswi MI dan SD.
  • Peningkatan kesehatan dan kebugaran fisik.
  • Pembentukan karakter: disiplin, tanggung jawab, dan kerja tim.
  • Peluang berprestasi di level yang lebih tinggi.

Dampak sinergi dengan madrasah

Yose Rizal menekankan bahwa madrasah memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan tidak hanya secara akademik. Kolaborasi dengan pihak swasta dianggap mampu memperluas ruang pembinaan dan memberikan program yang lebih terencana.

“Kita ingin anak-anak madrasah memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan mereka, termasuk dalam bidang olahraga seperti sepakbola putri,”

Langkah implementasi dan harapan ke depan

Pihak Kemenag Kota Medan dan mitra sepakat memperkuat koordinasi agar pelaksanaan program sesuai tujuan pembinaan. Rangkaian latihan dan pertandingan direncanakan untuk memberi pengalaman kompetitif sekaligus membentuk mental peserta didik.

Yose Rizal berharap program ini mendorong lebih banyak madrasah memberi perhatian pada pembinaan olahraga putri. Dengan pembinaan sejak usia dini, diharapkan lahir atlet sepak bola putri yang berprestasi dan madrasah yang ramah terhadap pengembangan bakat nonakademik.

Melalui sinergi berkelanjutan antara Kemenag, penyelenggara program, dan pihak swasta, potensi peserta didik madrasah diharapkan semakin terarah dan mampu memberi kontribusi pada prestasi olahraga di tingkat lebih luas.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait