Olahraga

Manchester United Jual Potongan Rumput Old Trafford seharga 125 pound

Bagikan:
Potongan rumput Old Trafford dalam kubus kaca sebagai suvenir Manchester United

Manchester United menjual potongan rumput Old Trafford seharga 125 pound per buah sebagai suvenir, diumumkan bersamaan dengan laporan keuangan klub yang menunjukkan total utang masih di atas 1 miliar pound. Penjualan dimulai setelah proses pengangkatan rumput stadion pada musim panas ini.

Penjualan suvenir potongan rumput

Klub menawarkan potongan rumput berukuran 7 x 7 sentimeter yang diawetkan dan ditempatkan dalam kubus kaca. Setiap kubus disajikan dalam kotak hitam sebagai barang kenang-kenangan untuk penggemar.

Situs resmi klub menyebut penjualan perdana suvenir tersebut telah habis terjual. Inisiatif ini muncul saat klub melakukan renovasi permukaan lapangan untuk pertama kali dalam 14 tahun.

Detail suvenir

  • Ukuran tiap potongan: 7 x 7 cm.
  • Paket: potongan rumput dalam kubus kaca, dikemas di kotak hitam.
  • Ketersediaan awal: laporan menyebut penjualan perdana sudah ludes.

Kondisi keuangan klub

Penjualan suvenir terjadi bersamaan dengan rilis laporan keuangan musim 2025-2026. Manchester United mencatat pendapatan rekor £677,6 juta dan laba operasional £22,6 juta, namun tetap mencatat kerugian sebelum pajak £43 juta.

Total utang klub dilaporkan masih di atas £1 miliar, meski menurun dari angka £1,3 miliar pada Desember 2025. Laporan itu juga mengungkapkan pengeluaran signifikan untuk lahan stadion baru.

Anggaran dan rencana stadion baru

United mengonfirmasi pengeluaran sebesar £63,5 juta untuk pembelian lahan yang akan digunakan sebagai lokasi stadion baru. Proyek stadion baru diperkirakan menelan biaya lebih dari £2 miliar secara keseluruhan dan akan dibangun tidak jauh dari Old Trafford.

Pembangunan stadion baru merupakan bagian dari strategi jangka panjang klub untuk meningkatkan kapasitas dan fasilitas, serta menjadi markas baru bagi klub yang dijuluki Setan Merah.

Implikasi

Penjualan potongan rumput menunjukkan langkah pemasaran dan monetisasi aset historis oleh klub di tengah tekanan finansial. Di sisi lain, investasi untuk stadion baru menandakan fokus pada pertumbuhan jangka panjang meski beban utang masih signifikan.

Ke depan, perhatian publik akan tertuju pada kelanjutan proyek stadion dan bagaimana klub mengelola utang sambil mempertahankan performa di lapangan.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait