GIIAS 2026: Jetour T2 i-DM Masuk Indonesia, SUV PHEV Jarak 1.200 Km
JETOUR T2 i-DM resmi dipamerkan di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada Kamis, 30 Juli 2026, sebagai SUV plug-in hybrid (PHEV) adventure untuk pasar Indonesia. Mobil ini menjanjikan kombinasi performa dan efisiensi, serta klaim jarak tempuh lebih dari 1.200 kilometer dalam satu pengisian baterai dan tangki bensin penuh.
Peluncuran dan posisi pasar
Jetour menempatkan T2 i-DM sebagai kendaraan untuk konsumen yang menginginkan kemampuan jelajah tanpa mengorbankan efisiensi. Perkenalan model ini berlangsung di area pameran GIIAS, memperlihatkan fitur plug-in hybrid yang dirancang untuk mobilitas sehari-hari sekaligus petualangan jarak jauh.
Menurut pihak perusahaan, teknologi yang diusung bukan sekadar gabungan dua sumber tenaga, melainkan sebuah sistem yang bekerja harmonis agar pengalaman berkendara relevan dengan kebutuhan konsumen modern.
Teknologi inti dan spesifikasi utama
T2 i-DM memakai konsep Intelligent Dual Mode (i-DM) yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik. Mesin yang digunakan adalah Hybrid Dedicated Engine generasi kelima ACTECO 1.5 TGDI.
- Tenaga mesin: 136 PS
- Torsi mesin: 220 Nm
- Efisiensi termal: 44,5%
- Sistem penggerak gabungan: 224 PS dan 390 Nm
- Transmisi: 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (3DHT)
- Baterai: LFP CATL 18,4 kWh
Perpaduan mesin 1.5 TGDI, transmisi 3DHT, dan dual electric motor memungkinkan T2 i-DM memberi respons yang tetap kuat sekaligus hemat bahan bakar.
Jarak tempuh dan pengisian daya
Jetour mengklaim T2 i-DM dapat menempuh lebih dari 1.200 km pada kombinasi baterai penuh dan tangki bensin. Baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh mendukung penggerak listrik dan juga kompatibel dengan pengisian cepat DC.
Fitur DC Fast Charging memungkinkan pengisian daya baterai dari 30% hingga 80% dalam waktu sekitar 27 menit, sehingga meminimalkan waktu tunggu saat perjalanan jarak jauh.
Kata pemasaran Jetour
"Intelligent Dual Mode dikembangkan untuk memberikan keseimbangan antara efisiensi, performa, kenyamanan, dan fleksibilitas, sehingga konsumen dapat menikmati setiap perjalanan dengan lebih percaya diri," ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, pada acara GIIAS 2026.
Penutup: Implikasi bagi pasar otomotif Indonesia
Masuknya Jetour T2 i-DM menambah pilihan SUV PHEV di pasar Indonesia, terutama bagi pembeli yang mengutamakan jarak jelajah dan kemampuan pengisian cepat. Keberadaan teknologi i-DM dan baterai LFP membuka peluang baru di segmen kendaraan petualang yang kini makin mengadopsi solusi hibrida.
Ke depan, respons pasar terhadap harga, layanan purna jual, dan dukungan infrastruktur pengisian akan menentukan daya tarik model ini di Indonesia.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Lima Model Wuling Capai TKDN 60%, Perkuat Produksi Lokal
Wuling mengumumkan lima model EV kini memiliki TKDN 60%, didukung perakitan baterai dan komponen lokal untuk...
Mekanik Bengkel di Banjarmasin Raih Rp1 Miliar dari Miliarder Yamaha
Rahman, mekanik asal Alalak Banjarmasin, memenangkan Rp1 miliar lewat program Miliarder Yamaha setelah membe...
Vespa Primavera 180 Hadir dengan Warna Baru Pink Sofisticato
Vespa Primavera 180 meluncurkan warna baru Pink Sofisticato untuk menambah pilihan personalisasi, hadir seja...
Checklist Perawatan Baterai Mobil Listrik agar Awet dan Tidak Cepat Rusak
Perawatan baterai mobil listrik penting untuk menghindari kerusakan dan biaya besar; cek rutin, atur pengisi...
Baterai Mobil Listrik Bisa Rusak, Ini Cara Menjaga Usianya
Baterai mobil listrik rentan rusak dan mahal diganti; ketahui penyebab, cakupan asuransi, dan cara merawat a...
Jelang Libur Panjang: Persiapan Road Trip agar Aman dan Nyaman
Menjelang libur panjang, pengendara disarankan mengecek kendaraan, kondisi fisik, dan membatasi waktu mengem...