Herdman: Tekanan Jadi Hak Istimewa bagi Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyatakan tekanan menjelang laga penentuan Grup A adalah sebuah hak istimewa bagi para pemain. Pernyataan ini disampaikan saat sesi konferensi pers di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Rabu, 30 September 2026. Herdman menilai skuad Garuda sudah terbiasa bermain di pertandingan besar dan tampil di hadapan penonton yang banyak, sehingga tekanan bukan hambatan tetapi peluang.
Herdman: Tekanan sebagai hak istimewa
Herdman menegaskan bahwa tekanan merupakan bagian rutin yang dinikmati para pemain. Ia percaya pengalaman dan kebiasaan tampil di momen penting membuat tim lebih siap mental.
"Tekanan bagi grup ini adalah sebuah hak istimewa, itu adalah apa yang mereka lakukan setiap minggu,"
Pengalaman pemain dan adaptasi
Menurut Herdman, beberapa pemain Indonesia memiliki pengalaman tampil di kompetisi Eropa. Pengalaman itu, kata dia, membantu mereka memahami cara mengelola tekanan pada pertandingan berisiko tinggi.
"Mereka bermain di hadapan penonton besar dan momen-momen besar di kompetisi Eropa,"
Herdman juga menyoroti proses adaptasi sebagai bagian penting dari perkembangan tim. Ia menyebut kemampuan beradaptasi dengan kondisi sepak bola Indonesia merupakan bagian dari evolusi skuad saat ini.
"Seperti yang saya katakan, mereka beradaptasi dengan kondisi di sini, mereka masih terus beradaptasi. Hal itu merupakan bagian besar dari evolusi tim ini,"
Posisi grup dan jadwal penentuan
Timnas Indonesia saat ini mengoleksi empat poin di Grup A dan masih memiliki peluang lolos ke babak final lewat laga terakhir melawan Bangladesh. Bangladesh berada di dasar klasemen tanpa poin setelah dua kekalahan sebelumnya.
- Bangladesh 0–3 Malaysia
- Bangladesh 0–1 Singapura
Pertandingan penentuan Indonesia kontra Bangladesh dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kick-off ditetapkan pukul 19.30 WIB.
Implikasi dan prospek
Kemenangan melawan Bangladesh akan menjaga peluang Indonesia untuk melaju ke final. Herdman percaya tekanan dan pertandingan besar memberi kesempatan bagi pemain untuk menunjukkan kualitas dan kedewasaan mental.
Dengan pengalaman beberapa pemain di level kompetisi Eropa dan adaptasi yang terus berlangsung, Herdman optimistis tim bisa memaksimalkan momen penentuan ini.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Tim Ream Pamit dari Timnas AS, Generasi Baru Siap Melanjutkan
Tim Ream resmi pensiun dari timnas AS setelah mempertimbangkan perubahan tim dan gaya permainan. Kepergian m...
Rizky Ridho Puji Perjuangan Timnas Bermain dengan 10 Pemain
Rizky Ridho memuji perjuangan Timnas yang bermain 10 pemain saat melawan Malaysia dan menekankan pentingnya...
Rizky Ridho: Timnas Indonesia Fokus Hadapi Bangladesh
Rizky Ridho minta Timnas Indonesia fokus pada permainan sendiri jelang lawan Bangladesh di SUGBK, 1 Oktober...
Rizky Ridho: Timnas Indonesia Jangan Terburu-buru vs Bangladesh
Rizky Ridho minta Timnas Indonesia tenang dan tidak terburu-buru saat lawan Bangladesh di SUGBK, Kamis 1 Okt...
Inter Women Bidik Kemenangan Kedua di Liga Champions Wanita
Inter Women akan melawat ke Generali Arena lawan Austria Wien pada 1 Oktober 2026, mencari kemenangan berunt...
Raphinha Cedera, Brasil Pilih Tak Panggil Pengganti
Raphinha cedera paha saat melawan Australia; Brasil memutuskan tak memanggil pengganti dan melepas pemain da...