Herdman: Timnas Indonesia Punya Peluang Kuat Angkat Trofi
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyatakan optimisme timnya memiliki peluang kuat untuk mengangkat trofi FIFA ASEAN 2026. Pernyataan itu disampaikan usai sesi latihan di Stadion Madya GBK, Jakarta, Selasa, 22 September 2026. Herdman mengaitkan keyakinan dengan kualitas pemain dan kepercayaan diri skuad yang terus tumbuh.
Herdman: optimisme dan fokus tim
Herdman menekankan bahwa fokus utama tim adalah menunjukkan kemampuan terbaik di setiap laga, bukan memikirkan hal di luar lapangan. Menurutnya, pendekatan per pertandingan memberi peluang nyata bagi Indonesia untuk bersaing sampai akhir turnamen.
"Kami sangat optimistis. Sebagai tim, kami percaya pada kemampuan kami,"
"Kami yakin bahwa jika kami fokus pada diri sendiri dan membuktikan bahwa kami mampu, maka kami bisa menuntaskan tugas ini, karena bakat itu ada,"
Pelatih asal Inggris itu, yang lahir di Consett pada 19 Juli 1975, menilai kedewasaan mental dan bakat pemain menjadi modal penting dalam mengejar prestasi di ajang regional ini.
Kekuatan tim dan tantangan lawan
Herdman menyatakan Indonesia datang dengan banyak talenta yang bisa dimaksimalkan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa negara-negara Asia Tenggara lain membawa keunggulan berupa pengalaman kolektif yang telah terbangun.
"Kami datang dengan banyak bakat. Tetapi banyak tim membawa banyak pengalaman sebagai tim nasional,"
Dengan kata lain, selain kualitas individu, Herdman menyoroti pentingnya konsistensi permainan kolektif untuk mengatasi tim-tim yang lebih kompak.
Jadwal, format turnamen, dan keuntungan kandang
FIFA ASEAN 2026 berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026, melibatkan 14 negara dan dibagi ke dalam dua divisi. Divisi 1 berjalan di Indonesia, sementara Divisi 2 digelar di Hongkong.
Indonesia tergabung di Grup A Divisi 1 bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan grup dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
- 25 September 2026 – Indonesia vs Singapura
- 28 September 2026 – Indonesia vs Malaysia
- 1 Oktober 2026 – Indonesia vs Bangladesh
Herdman menilai penampilan di kandang memberi keuntungan signifikan, baik dari aspek dukungan penonton maupun adaptasi kondisi stadion.
"Kami mendapatkan kesempatan untuk mengangkat trofi di stadion kami sendiri. Kondisinya disiapkan untuk memberi kita peluang terbaik,"
Proyeksi dan strategi ke depan
Herdman memastikan pendekatan tim tetap satu pertandingan demi satu pertandingan. Jika standar permainan terbaik dipertahankan, ia percaya peluang Indonesia untuk juara sangat besar.
Fokus pada persiapan teknis dan mental akan menentukan sejauh mana talenta individu bisa berubah menjadi hasil di lapangan. Dengan dukungan suporter di SUGBK, Indonesia berambisi memaksimalkan keuntungan kandang untuk menuntaskan misi meraih trofi.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Capital Market Run 2026: Kompetisi Lari HUT Pasar Modal di GBK
Capital Market Run 2026 digelar 29 Nov di GBK untuk HUT ke-49 Pasar Modal; registrasi early bird dibuka deng...
WNI Nobar di Rumah Indonesia Nagoya Dukung Bulutangkis Asian Games
WNI di Nagoya nobar di Rumah Indonesia untuk mendukung tim bulutangkis putra saat perempat final Asian Games...
Aldo Pratama Jadikan Asian Games 2026 Tolok Ukur Fencing Asia
Aldo Pratama melihat Asian Games 2026 sebagai tolok ukur; ia kalah di babak 32 dari Kyousuke Matsuyama namun...
Bigetron Jadi Juara FFWS SEA 2026 Fall lewat Booyah Game 12
Bigetron by Vitality juara FFWS SEA 2026 Fall setelah Booyah penentu di Game 12 Grand Finals Surabaya, 20 Se...
Menpora Erick Thohir Dukung Equestrian Indonesia di Asian Games
Menpora Erick Thohir hadir di JRA Equestrian Park Tokyo memberi dukungan kepada tim equestrian Indonesia pad...
Tyronne Del Pino Cetak Gol Perdana, Persita Raih Imbang 2-2
Tyronne Del Pino cetak gol perdana untuk Persita saat imbang 2-2 lawan PSM pada 19 September 2026, Persita k...