Bobby Nasution: Bangun Gudang Pangan di Nias untuk Kendalikan Inflasi
Deliserdang, 17 Agustus — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan pengendalian inflasi dan pemerataan pembangunan menjadi bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI. Pernyataan itu disampaikan usai ia memimpin upacara pengibaran bendera di Lapangan Astaka, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Senin (17/8).
Inti kebijakan pada momen Hari Kemerdekaan
Bobby mengatakan Pemprov Sumut akan menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah yang memerlukan perhatian khusus. Langkah awal yang diumumkan adalah pembangunan Gudang Pangan di Kepulauan Nias.
Rencana Gudang Pangan dan tujuan
Menurut Gubernur, pembangunan gudang ini bertujuan menyetarakan harga kebutuhan pokok antara kepulauan dan daratan Pulau Sumatera. Upaya itu diharapkan menekan disparitas harga dan membantu menurunkan tekanan inflasi di daerah kepulauan.
"Terkait inflasi, ya kita berupaya agar bagaimana harga bahan terutama kebutuhan pokok di semua daerah itu sama. Khususnya di Kepulauan Nias, kita akan membangun Gudang Pangan di sana. Tujuannya, supaya harga di sana dan di Pulau Sumatera, sama,"
Ia menyebut pembangunan gudang juga bagian dari penguatan ketahanan pangan provinsi. Kebijakan ini selaras dengan arahan pemerintah pusat untuk memastikan ketersediaan pangan di seluruh wilayah.
"Sebagaimana arahan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto untuk memastikan ketahanan pangan di seluruh daerah. Karenanya kita ingin hadirkan itu di sana (Kepulauan Nias),"
Fokus pada wilayah 3T
Bobby kembali menegaskan komitmen percepatan pembangunan di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T). Ia menyebut momentum HUT menjadi pengingat agar pembangunan lebih merata dan akses dasar seperti pangan dapat dinikmati seluruh warga.
Suasana upacara dan agenda lanjutan
Upacara dihadiri unsur Forkopimda Sumut, organisasi kemasyarakatan, pelajar, ASN, serta tamu kehormatan dari negara sahabat. Usai prosesi bendera, Gubernur menyerahkan tanda kehormatan Satyalencana kepada ASN yang telah mengabdi 20–30 tahun dan memberikan remisi bagi narapidana yang memenuhi syarat.
- Tempat: Lapangan Astaka, Jalan Williem Iskandar, Percut Sei Tuan
- Peserta: Forkopimda, ormas, pelajar, ASN, tamu internasional
- Kegiatan tambahan: penyematan Satyalencana, pemberian remisi, pidato kenegaraan secara virtual
Setelah upacara, Gubernur menyapa peserta, berfoto bersama Paskibraka dan pelajar, lalu mengikuti pidato kenegaraan Presiden secara virtual dari Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Implikasi dan tindak lanjut
Pembangunan gudang pangan di Nias dipandang sebagai langkah strategis untuk menekan inflasi regional dan memperkuat jaringan distribusi. Realisasi proyek ini akan menentukan seberapa cepat disparitas harga antarwilayah dapat dikurangi.
Dengan rencana ini, Pemprov Sumut menegaskan komitmen menghadirkan layanan dasar dan pembangunan yang lebih merata bagi seluruh provinsi.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...