Arian bawa GPS Bandung ke Final Party DBL West Java 2026
Mysha Ariana Munawar atau Arian berhasil mewujudkan mimpi masa SMP dengan membawa GPS Bandung melaju ke Final Party DBL West Java 2026. Pada babak Championship, tim putri GPS mengalahkan SMAN 1 Bogor dengan skor 62-37, memastikan peluang Arian untuk menutup karier SMA-nya di panggung DBL.
Perjalanan Arian di DBL
Arian mulai mengenal basket sejak sekolah dasar, tetapi baru menekuni olahraga ini secara serius saat SMP. Di masa SMP itulah ia pertama kali mengetahui DBL dan membayangkan target yang ingin dicapai di masa depan. Keseriusannya berbuah hasil ketika ia diterima dalam skuad GPS Bandung dan menjadi bagian tim selama tiga tahun terakhir.
Mimpi yang belum selesai
Bagi Arian, bermain di DBL bukan hanya soal ikut kompetisi. Saat SMA ia membuat daftar mimpi, termasuk satu tujuan besar: meraih gelar juara bersama GPS Bandung. Kesempatan itu kian nyata setelah kemenangan atas SMAN 1 Bogor membuka jalan ke final regional.
"Jujur, awalnya aku main basket itu buat senang-senang. Sampai aku SMP dan tahu DBL itu fokus aku bukan cuma main buat senang-senang aja. Aku langsung bertekad buat ngepush diri aku biar nanti waktu SMA, aku bisa ngerasain main di DBL,"
Momentum dan atmosfer DBL
Arian menyebut atmosfer DBL berbeda dari kompetisi sekolah biasa dan sangat melekat di kalangan siswa SMA. Ia menilai bermain bagus di DBL membuka peluang lebih luas, termasuk kesempatan mengikuti DBL Camp dan mendapatkan pengalaman tingkat lebih tinggi. Kemenangan tim membuat Arian melaju ke final DBL West Java untuk kedua kalinya dalam kariernya.
Arti kemenangan dan langkah berikutnya
Kemenangan 62-37 atas SMAN 1 Bogor menunjukkan kesiapan GPS Bandung menghadapi partai puncak regional. Bagi Arian, hasil itu bukan tujuan akhir melainkan langkah penting untuk mewujudkan mimpi juara. Tim kini fokus mematangkan strategi dan mental menjelang Final Party DBL West Java 2026.
Ke depan, perhatian akan tertuju pada persiapan teknis dan kebugaran pemain agar GPS Bandung bisa tampil maksimal di partai penentu. Arian sendiri berharap pengalaman panjangnya di DBL memberi kontribusi signifikan bagi tim dalam merebut gelar yang selama ini ia impikan.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Bayern Optimistis Perpanjang Kontrak Harry Kane
Bayern optimistis memperpanjang kontrak Harry Kane berkat kebugaran dan produktivitasnya; negosiasi masih be...
Infantino Hadiri Penutupan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta
Gianni Infantino akan hadir pada penutupan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta pada 5 Oktober 2026, kata Erick Th...
Indonesia Kalah Tipis dari Thailand di Asian Games 2026
Timnas voli putra Indonesia kalah tipis 2-3 dari Thailand pada laga pembuka Pool B Asian Games 2026, Minggu...
Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader PASTI di Taiwan
Pagar Nusa kukuhkan 25 kader PASTI setelah menyelesaikan Diktama pertama di luar negeri di Taichung, 26-27 S...
Puro Magic Juara Sprinters Stakes 2026 di Nakayama
Puro Magic juarai Sprinters Stakes 2026 di Nakayama pada 27 Sept, catat 1:09.2 bersama joki Mirai Iwata dan...
Alwi Farhan ke Semifinal Asian Games 2026, Kontrol Emosi Kunci
Alwi Farhan melaju ke semifinal tunggal putra Asian Games 2026 usai kalahkan Chou Tien Chen 21-10, 21-11; ko...