FIFA Tuding UEFA Sebarkan Misinformasi Jelang Pemilihan Presiden
FIFA menuduh UEFA menyebarkan informasi menyesatkan terkait rencana investasi yang melibatkan perusahaan komersialnya, dan menilai langkah hukum UEFA bertujuan memengaruhi pemilihan presiden FIFA pada Maret 2027. Tuduhan itu disampaikan dalam dokumen pengadilan federal Amerika Serikat pada 29 September 2026.
Gugatan dan permintaan bukti
Dokumen pengadilan itu merupakan jawaban FIFA atas permohonan UEFA untuk memperoleh kesaksian dan dokumen dari federasi internasional tersebut. Permohonan UEFA terkait laporan pidana yang diajukan di Swiss terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, sehubungan dengan rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise atau FFE yang kini dihentikan.
Inti tuduhan dan bantahan FIFA
UEFA menuduh Infantino mengembangkan rencana FFE secara tertutup bersama penasihat dan investor, tanpa melibatkan Dewan FIFA dan konfederasi regional. UEFA juga menyatakan investor bersedia membayar 4,2 miliar dolar AS untuk kepemilikan FFE, dan menilai valuasi perusahaan sekitar 20 miliar dolar AS terlalu rendah dibandingkan nilai hak komersial FIFA.
FIFA menolak semua penilaian tersebut dan menyatakan tuduhan terhadap Infantino tidak berdasar. Federasi menegaskan rencana FFE sebelumnya tetap memerlukan persetujuan asosiasi anggota serta Dewan FIFA.
UEFA menyatakan tanpa dasar bahwa Infantino berupaya memperoleh keuntungan pribadi dari rencana FFE. Rencana FFE harus mendapat persetujuan asosiasi anggota FIFA dan Dewan FIFA, serta berada di bawah pengawasan keduanya
Perbedaan penilaian nilai FFE
FIFA membedakan antara nilai ekuitas dan nilai perusahaan. Menurut FIFA, nilai ekuitas FFE mencapai 20 miliar dolar AS, sementara nilai perusahaan secara keseluruhan melebihi 30 miliar dolar AS. UEFA menyorot angka 4,2 miliar dolar AS yang diklaim akan dibayarkan investor.
| Parameter | Angka yang Disebut |
|---|---|
| Pembayaran investor menurut UEFA | 4,2 miliar dolar AS |
| Valuasi yang disebut UEFA | ~20 miliar dolar AS |
| Nilai ekuitas menurut FIFA | 20 miliar dolar AS |
| Nilai perusahaan menurut FIFA | lebih dari 30 miliar dolar AS |
Dampak dan prospek
Rencana FFE dihentikan pada Juli 2026 setelah penolakan dari beberapa konfederasi, termasuk UEFA, CONCACAF, dan konfederasi Asia. Perselisihan itu memicu tuntutan perubahan tata kelola di tubuh sepak bola internasional.
Menjelang pemilihan presiden FIFA, Infantino mengusulkan peninjauan independen terhadap proses pengambilan keputusan organisasi. FIFA menyatakan permohonan hukum UEFA merupakan bagian dari upaya menyebarkan informasi menyesatkan sekaligus memengaruhi proses politik internal jelang pemilihan.
Kasus ini berpotensi memperpanjang perdebatan tentang tata kelola dan transparansi di FIFA hingga menjelang pemilihan presiden pada Maret 2027.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Halus FC Jakarta Tahan Imbang Kuda Laut 1-1 di PFL 2026
Halus FC Jakarta dan Kuda Laut Nusantara bermain imbang 1-1 di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 setelah ins...
Empat Pebalap AHM Siap Tempur pada IM4AC Motegi 2026
Empat pebalap muda AHM siap tampil di IM4AC Motegi 2026 (3-4 Okt). Mereka datang setelah hasil kompetitif di...
Krisis Cedera Liverpool: Enam Pemain Masih Dipantau
Liverpool memantau enam pemain cedera setelah jeda internasional FIFA berakhir 6 Oktober. Klub terus evaluas...
David Singleton Resmi Latih Dewa United, Bidik Gelar IBL
David Singleton resmi ditunjuk pelatih Dewa United pada 2 Oktober 2026 dan dikontrak satu musim dengan targe...
Sofia dan Rekan Jadi Relawan Asian Games 2026, Biaya Ditanggung Sendiri
Sofia dan tujuh rekannya menjadi relawan Asian Games 2026 di Nagoya, menanggung sendiri biaya perjalanan dem...
Srondeng dan Tiga Atlet Indonesia Melaju ke Final Lead Asian Games 2026
Empat atlet Indonesia, termasuk Srondeng, melaju ke final lead panjat tebing Asian Games 2026 di Port Messe...