Farizon Luncurkan Kendaraan Niaga Listrik di GIIAS 2026
Jakarta, 29 Juli 2026 — Farizon resmi memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia dengan meluncurkan empat model kendaraan niaga listrik pada ajang GIIAS 2026. Peluncuran ini bertujuan mempercepat elektrifikasi logistik dan meningkatkan efisiensi operasional angkutan barang serta penumpang di Tanah Air.
Peluncuran di GIIAS 2026
Farizon tampil di GIIAS 2026 melalui PT Arista Auto Elektrindo yang merupakan bagian dari ARISTA Group. Pada acara yang digelar di Jakarta itu, perusahaan menampilkan lini produk komersial listrik untuk memenuhi kebutuhan sektor logistik dan transportasi nasional.
Empat model untuk pasar Indonesia
Keempat model yang diperkenalkan adalah:
- Farizon SV Medium Roof
- Farizon V8E Cargo Van
- Farizon V8E Van (kemunculan perdana secara global untuk varian ini)
- Farizon F3E Super Cargo
Setiap model dirancang untuk menjawab kebutuhan berbeda di lapangan, mulai dari angkutan penumpang hingga pengiriman barang berkapasitas besar dan jarak tempuh jauh.
Keikutsertaan Farizon di GIIAS 2026 menjadi bukti nyata komitmen jangka panjang kami dalam mendukung efisiensi industri logistik nasional yang ramah lingkungan,
Spesifikasi dan keunggulan
Farizon F3E Super Cargo menawarkan dimensi bak atau box terbesar di kelasnya, yakni hingga 12m3, dengan klaim jarak tempuh mencapai lebih dari 400 km dalam satu pengisian baterai. Sementara itu, V8E Van dikembangkan khusus menyesuaikan karakter operasional angkutan penumpang di Indonesia.
Perakitan CKD dan dampak ekonomi
Untuk memperkuat ketersediaan unit dan menekan biaya, Farizon bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor untuk merakit Completely Knocked Down (CKD) beberapa model, termasuk V8E Cargo Van dan F3E Super Cargo. Langkah ini diharapkan memperkuat rantai pasok lokal dan memberi nilai tambah bagi industri otomotif nasional.
Sebagai merek kendaraan niaga listrik No. 1 di dunia, kehadiran Farizon di GIIAS Indonesia menandai komitmen jangka panjang kami untuk menjadi bagian dari pesatnya pertumbuhan ekonomi, sektor logistik, dan elektrifikasi di Tanah Air,
Prospek ke depan
Dengan strategi produk yang beragam dan perakitan lokal, Farizon menargetkan penetrasi pasar niaga listrik yang lebih luas di Indonesia. Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dan pemain industri lain untuk mempercepat transisi ke mobilitas nol emisi di sektor komersial.
Langkah selanjutnya akan terlihat dari ketersediaan unit di pasar, harga jual, serta adopsi oleh pelaku usaha logistik dan angkutan publik di wilayah perkotaan dan antar kota.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Isuzu Sambut Harhubnas 2026 dan Perkuat Layanan Purna Jual
Isuzu sambut Harhubnas 17 Sep 2026 dengan memperkuat layanan purna jual, telematika Isuzu Link, dan line-up...
Changan Deepal S05: Medium SUV Listrik Mulai Rp509 Juta
Changan Indonesia luncurkan Deepal S05, medium SUV BEV dan REEV mulai Rp509 juta dengan diskon peluncuran Rp...
FIA Rallycross World Cup 2026 Digelar di Jakarta, Loeb Bakal Turun
FIA Rallycross World Cup 2026 digelar di Ancol, Jakarta pada 5-6 Desember; Sebastien Loeb dan pembalap Indon...
GIIAS Semarang 2026: Merek dan Mobil Baru Siap Tampil
GIIAS Semarang 2026 digelar 30 Sept–4 Okt di Muladi Dome UNDIP, menampilkan merek dan kendaraan baru sambil...
Wuling Resmikan Diler Kumala Sanur di Denpasar
Wuling dan PT Kumala Cemerlang Abadi meresmikan Diler Wuling Kumala Sanur di Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpas...
GIIAS Bandung 2026 Sukses Jadi Magnet, Hadir 19 Merek
GIIAS Bandung 2026 ditutup 13 September dengan 19 merek tampil dan puluhan ribu pengunjung, menunjukkan antu...