Olahraga

FAJI Matangkan Roadmap PON 2028 dan Tetapkan Skema Kuota

Bagikan:

Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) mematangkan persiapan menuju PON XXII 2028 di Nusa Tenggara melalui Rakernas FAJI 2026 di Bali. Pertemuan ini menetapkan skema kuota Babak Kualifikasi PON 2028, pembagian zona, serta arah pengembangan jangka panjang organisasi.

Rakernas dan tujuan persiapan

Rakernas bertema "Satu Arus Satu Tujuan" menjadi forum penyusunan program kerja dan roadmap pembinaan menuju PON 2028. Ketua Umum PB FAJI, Mayor Jenderal TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, menekankan bahwa persiapan tidak hanya soal atlet, tetapi juga perangkat pertandingan, pelatih, venue, dan sistem kompetisi.

"Roadmap menuju PON 2028 harus kita susun secara konkret, terukur, dan dilaksanakan secara konsisten," kata Oni, Kamis 25 September 2026.

Sasaran pengembangan dan pilar FAJI

FAJI menegaskan fokus pengembangan menuju ekosistem Olympic Sport melalui peningkatan standar kompetisi dan profesionalisasi tata kelola. Organisasi mengusung empat pilar utama:

  • Olahraga prestasi
  • Sport tourism
  • Kebencanaan melalui swiftwater rescue
  • Pelestarian lingkungan sungai

Skema kuota dan pembagian zona

FAJI menetapkan kuota utama 140 atlet untuk nomor arung jeram pada PON Nusa Tenggara. Sebagai tuan rumah, NTT mendapat fasilitas wild card, sementara NTB diwajibkan mengikuti Babak Kualifikasi (BK) PON.

Untuk alokasi per zona, FAJI menggunakan format yang mengacu pada total 128 atlet sebagai dasar pembagian tim. Pembagian zona dan alokasinya adalah sebagai berikut:

Zona Wilayah Alokasi Tim
Zona 1 Sumatera 6 tim
Zona 2 Jawa dan Banten 7 tim
Zona 3 Kalimantan dan Sulawesi 5 tim
Zona 4 Bali, NTT, NTB, Maluku, Papua 2 tim

Selain itu, FAJI menyepakati tambahan dua tim untuk kategori R4 putra dan putri. Penetapan angka kuota mempertimbangkan keaktifan pengprov dalam dua gelaran Kejurnas FAJI.

"Angka kuota melihat dari keaktifan pengprov di dua Kejurnas FAJI," ujar Amalia Yunita, Technical Delegate PON 2028 FAJI.

Nomor lomba, format, dan lokasi BK

FAJI mengusulkan tetap menggunakan 16 nomor seperti PON sebelumnya, mencakup kategori R4 dan R6 dengan nomor sprint, head to head, slalom, dan down river race. Menurut Amalia, tidak ada penambahan nomor dan penyelenggaraan tetap mengusung format sustainable sport event.

FAJI menyepakati pelaksanaan BK di satu lokasi untuk seluruh zona, dengan sistem zonasi yang telah ditetapkan. Yogyakarta ditunjuk sebagai tuan rumah Babak Kualifikasi PON 2027, sedangkan Kejurnas FAJI 2027 direncanakan berlangsung di Jawa Barat.

Penguatan organisasi dan langkah ke depan

Rakernas juga dimanfaatkan untuk penguatan organisasi, termasuk penyerahan SK pengukuhan Pengprov FAJI Bengkulu. FAJI menegaskan komitmen membangun ekosistem arung jeram yang profesional dan berkelanjutan demi target prestasi di PON 2028.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait