Infantino Usulkan Evaluasi Independen Tata Kelola FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino mengusulkan evaluasi independen terhadap tata kelola organisasi tersebut untuk memperkuat transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas.
Usulan evaluasi dan tujuan
Infantino menyampaikan usulan tersebut melalui surat kepada anggota Dewan FIFA dan seluruh asosiasi nasional. Proses evaluasi independen diharapkan menghasilkan rekomendasi untuk menyempurnakan sistem kerja dan tata kelola FIFA.
Ia juga mengajak konsultasi jelang rapat Dewan FIFA bulan Oktober untuk membahas penguatan proses pengambilan keputusan, termasuk peran presiden dan langkah konkret meningkatkan akuntabilitas.
Kontroversi FFE yang memicu usulan
Pengumuman rencana Fifa Forward Enterprise (FFE) memicu kritik dan tekanan, sehingga menjadi latar belakang usulan evaluasi. Rencana itu melibatkan pembentukan perusahaan baru untuk mengelola hak komersial dan tiket seluruh kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia.
Sebanyak 21 persen saham perusahaan yang direncanakan akan dijual kepada investor swasta, langkah yang menimbulkan kekhawatiran tentang pengaruh pihak luar terhadap aset komersial FIFA.
Reaksi anggota dan tuntutan transparansi
Di tengah polemik, beberapa konfederasi meminta langkah konkrit. UEFA dan Concacaf menuntut pembagian dana masing-masing 10 juta dolar AS kepada 211 anggota, sebagai respons atas kontroversi tersebut.
Sementara itu, Ketua asosiasi sepak bola nasional mengimbau Infantino untuk membuka seluruh dokumen terkait rencana FFE agar prosesnya lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Potensi langkah hukum dan respons FIFA
Beberapa pihak juga menyiapkan langkah hukum. UEFA dikabarkan mulai menyiapkan proses pidana terkait rencana itu di pengadilan Amerika Serikat, yang menambah tekanan terhadap kepemimpinan FIFA.
FIFA membalas dengan menuding adanya kampanye pencemaran nama baik terhadap organisasi dan pimpinannya, menegaskan adanya perbedaan pandangan seputar rencana investasi tersebut.
Pernyataan Infantino
“Dalam beberapa pekan terakhir, saya meluangkan waktu untuk mendengarkan sebelum menulis surat ini.”
“Proses demokratis, independensi, dan kewenangan olahraga tidak pernah diperjualbelikan, tidak akan diperjualbelikan, dan tidak akan pernah dijual.”
“Saya menyadari, tanpa konteks lengkap, hal ini menimbulkan kekhawatiran dan kesan bahwa keputusan telah diambil, padahal belum.”
Langkah ke depan
Meskipun rencana FFE batal, Infantino menegaskan komitmen meningkatkan investasi FIFA untuk pengembangan sepak bola global. Ia juga menyatakan akan menjajaki sumber pendanaan berkelanjutan bagi seluruh asosiasi anggota.
Evaluasi independen yang diusulkan akan menjadi momen penting untuk menilai kembali mekanisme tata kelola dan memperbaiki komunikasi organisasi terhadap para pemangku kepentingan.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Cedera Dipantau Jelang Derby Indonesia vs Malaysia
John Herdman memantau kondisi Ragnar, Dean, dan Emil menjelang derby Indonesia vs Malaysia pada 28 September...
Comeback Spanyol di Wembley: De la Fuente Ungkap Rahasia Kemenangan
Spanyol comeback 3-2 atas Inggris di Wembley (26 Sep 2026). De la Fuente puji mental, evaluasi di jeda, dan...
Spanyol Ajukan Bernabéu Jadi Kandidat Final Piala Dunia 2030
Spanyol ajukan Bernabéu dan José Zorrilla jadi kandidat semifinal/final Nations League untuk memperkuat pelu...
Rehan/Melati Juara Surabaya International Challenge 2026
Rehan N. Kusharjanto dan Melati D. Oktavianti juara Surabaya International Challenge 2026, menang 21-19, 21-...
Amri/Nita Lolos Semifinal Asian Games 2026 dan Pastikan Medali
Amri Syahnawi/Nita Violina melaju ke semifinal ganda campuran Asian Games 2026 usai menang 21-9, 12-21, 21-1...
Rahmat Erwin Pecahkan Rekor, Sumbang Emas Angkat Besi
Rahmat Erwin raih emas kelas 75kg di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan total 366 kg dan rekor dunia clean...