Olahraga

Erick Thohir: Timnas Jangan Remehkan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup

Bagikan:
Erick Thohir memberi arahan dan mengingatkan Timnas agar tak meremehkan Bangladesh

Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tidak meremehkan Bangladesh menjelang laga penutup fase grup FIFA ASEAN Cup 2026. Pesan itu disampaikan untuk menegaskan bahwa setiap pertandingan krusial dan skuad Garuda harus tetap fokus saat menjamu Bangladesh pada 1 Oktober 2026 di SUGBK.

Pesan utama Erick Thohir

Erick menilai ketatnya persaingan membuat tidak ada pertandingan yang mudah selama turnamen. Menurut dia, tim yang ingin melaju harus berjuang sejak laga pertama dan tidak boleh memandang enteng lawan mana pun.

Karena itu, semua pertandingan menjadi sangat penting. Tim yang ingin melaju harus berjuang sejak laga pertama dan tidak boleh menganggap remeh siapa pun.

Ia juga mengingatkan agar pemain tidak terlena oleh hasil-hasil sebelumnya karena kejutan bisa terjadi kapan saja.

Risiko dan peluang Indonesia

Erick menegaskan kesempatan Indonesia untuk melaju masih terbuka, namun hanya dapat diwujudkan lewat kerja keras, konsistensi, dan fokus penuh dalam setiap pertandingan. Ia mengingatkan risiko yang melekat pada persaingan tingkat tinggi sehingga kewaspadaan menjadi kunci.

Masih ada peluang, tetapi semuanya memiliki risiko. Tidak ada jalan mudah. Para pemain harus terus berjuang dan memberikan kemampuan terbaik.

Dalam komentar terpisah ia menegaskan bahwa Bangladesh tidak boleh dipandang sebelah mata.

Bangladesh juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Indonesia harus tetap berjuang dan bermain dengan fokus penuh.

Skenario dan jadwal pertandingan

Pertandingan Indonesia versus Bangladesh menjadi laga terakhir skuad Garuda pada fase grup. Saat ini Indonesia mengoleksi 4 poin dan masih berpeluang lolos ke babak berikutnya, tetapi hasil pada 1 Oktober menentukan nasib tim.

Partai digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Kamis, 1 Oktober 2026, mulai pukul 19.30 WIB. Erick meminta seluruh pihak menjaga fokus sampai peluit akhir untuk memaksimalkan peluang.

Implikasi ke depan

Pesan Erick menekankan pentingnya kedisiplinan mental dan performa di momen krusial. Jika Timnas menjaga fokus dan menerapkan kerja keras seperti yang diperingatkan, peluang lolos tetap realistis. Sebaliknya, kelengahan kecil bisa memupus harapan melaju lebih jauh.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait