Brimob Sterilisasi Stadion Sumatera Utara Jelang ASEAN U-19
Medan – Personel Brimob Polda Sumut melakukan sterilisasi di Stadion Sumatera Utara, Deliserdang, pada Senin (1/6). Langkah ini ditempuh menjelang pertandingan internasional ASEAN U-19 untuk memastikan keamanan acara berjalan aman dan kondusif.
Sterilisasi fisik dan pemeriksaan dengan metal detektor
Pemeriksaan melibatkan penyisiran area dalam dan luar stadion menggunakan alat metal detektor. Tim Brimob mengecek akses masuk, tribun, serta titik-titik kerumunan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
"Kita kerahkan seluruh personel melakukan sterilisasi dengan mengecek kondisi stadion baik di dalam maupun di luar. Langkah ini sebagai upaya menyukseskan ajang internasional yang diselenggarakan di Sumatera Utara,"
pernyataan tersebut disampaikan oleh Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka.
Peran Brimob dalam operasi pengamanan
Brimob menjadi bagian integral dari kekuatan pengamanan yang disiapkan selama kejuaraan. Mereka fokus pada pencegahan insiden dan menjaga ketertiban sepanjang pertandingan.
"Kehadiran personel Brimob menjadi wujud komitmen dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif selama pelaksanaan event internasional ini berlangsung,"
Skala pengamanan dan strategi terpadu
Polda Sumatera Utara mengerahkan 2.081 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026 di Medan dan Deliserdang. Pengamanan dijalankan secara terpadu dengan pendekatan preventif dan dukungan fungsi intelijen.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa operasi juga mengedepankan langkah preemtif dan penegakan hukum untuk menjaga kelancaran acara.
"Pengamanan ini dilaksanakan untuk menjamin keamanan seluruh peserta, official, perangkat pertandingan, suporter, hingga masyarakat yang terlibat dalam kegiatan. Kami ingin memastikan event internasional ini berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses sehingga mampu memberikan citra positif bagi Sumatera Utara di mata nasional maupun internasional,"
Siapa saja yang dilindungi
- Peserta tim dan official
- Perangkat pertandingan
- Suporter dan penonton
- Masyarakat sekitar stadion
Dengan pemeriksaan menyeluruh dan penempatan personel yang strategis, pihak kepolisian berharap pertandingan internasional ini akan berlangsung tanpa hambatan dan memberi citra positif bagi daerah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...