Jawa Barat Dominasi Kejurnas Arung Jeram 2026 di Sungai Ayung
Jawa Barat memimpin perolehan waktu tercepat nomor slalom pada Kejuaraan Nasional Arung Jeram 2026 yang digelar di Sungai Ayung, Kabupaten Badung, Bali, Minggu 27 September 2026. Seluruh tim hampir semuanya mendapat hukuman penalti karena gagal melewati beberapa gate secara sempurna.
Hasil dan klasemen sementara
Di kategori senior putra, Jawa Barat mencatat waktu tercepat 2:09,008 meski terkena penalti. Pada senior putri, Jawa Barat juga unggul dengan catatan 2:35,534 dari delapan tim yang bertanding.
Kontingen Jawa Timur menguasai posisi terdepan pada tiga nomor, termasuk kategori U-23 putra. Sementara itu, Jawa Barat tetap memimpin untuk kelompok U-23 putri dengan waktu 2:23,422. Tim putri Kalimantan Timur berada di urutan ketiga U-23 putri dengan waktu 3:18,082.
Strategi, penalti, dan teknik membaca arus
Kapten tim U-23 Kalimantan Timur, Jovita Ade Dewi, menekankan pentingnya pembacaan arus dan pemilihan jalur. Timnya mengumpulkan total hukuman penalti 10 detik, namun tetap mampu bersaing di lintasan yang menuntut teknik tinggi.
"Cukup memuaskan karena perlombaan ini mengandalkan skill dan teknik. Kami harus membaca bagaimana kondisi arus dan bagaimana melewati gate hijau maupun gate merah. Untuk gate hijau, kami cukup melewatinya dengan lurus. Sementara untuk gate merah, kami harus melawan arus. Jadi, seluruh awak yang berjumlah empat orang harus masuk dan melewati gate tersebut,"
Jovita menjelaskan strategi jalur yang mereka pilih. Jika mengambil gate upstream di gate 9 yang dekat dinding sungai, tim bisa masuk jalur kanan untuk melewati gate 10 karena arusnya lebih kuat. Sebaliknya, jalur kiri rawan terkena pillow yang bisa membuat perahu tersangkut.
"Kami mengambil solusi di gate 11 dengan memotong arus. Dari gate 9 menuju gate 11, kami mengambil jalur sebelah kanan. Setelah itu, kami kembali harus melawan arus di gate 13,"
Insiden lintasan dan prospek podium
Jebakan pillow di gate 10 menyebabkan satu atlet tim putri Bali A terjatuh. Karakter aliran yang sangat deras pada titik tertentu menuntut tenaga kayuhan ekstra dan konsentrasi penuh agar tidak terlambat melewati gate.
Jovita optimistis timnya masih berpeluang meraih medali. Ia menyebut Jawa Timur dan Jawa Barat sebagai pesaing terkuat di kelompok U-23.
"Yakin. Semoga dari tiga medali yang diperebutkan, salah satunya bisa kami dapatkan,"
Persaingan di Kejurnas Arung Jeram 2026 diperkirakan tetap ketat hingga penutupan lomba, mengingat banyak tim masih berpeluang memperbaiki waktu dan strategi menghadapi rintangan sulit di Sungai Ayung.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Fivers SMAN 5 Bogor Melaju ke Final DBL West Java Usai Menang 41-40
SMAN 5 Bogor (Fivers) melaju ke final Honda DBL West Java setelah menundukkan SMA Trimulia Bandung 41-40, Ju...
GPS Bandung Siap Revans Hadapi Penabur Cirebon di Final DBL
GPS Bandung melaju ke final DBL West Java 2026 dan siap revans melawan Penabur Cirebon di Bandung Arena, Min...
Final DBL West Java 2026: Penabur vs GPS, Niners vs Fivers
Empat tim akan berebut dua trofi di Final Honda DBL West Java 2026 pada 27 September di Bandung Arena. Putri...
Nominasi First and Second Team Kopi Good Day West Java 2026
DBL Indonesia umumkan 15 pemain dan 4 pelatih nominasi Kopi Good Day First and Second Team 2026 West Java se...
Arian bawa GPS Bandung ke Final Party DBL West Java 2026
Mysha Ariana Munawar membawa GPS Bandung ke Final Party DBL West Java 2026 setelah menaklukkan SMAN 1 Bogor...
Proton FC Tundukkan Mimika FC 4-2 di Pro Futsal League
Proton FC menang 4-2 atas Mimika FC di GOR POPKI Cibubur, 27 Sep 2026; Pangsuma FC juga kalahkan Nanzaby 6-2...