Amri/Nita Raih Perak Asian Games 2026 di Ganda Campuran
Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah meraih medali perak pada nomor ganda campuran bulu tangkis Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Selasa 29 September 2026. Pasangan Indonesia kalah dari duet Tiongkok Jiang Zhenbang/Wei Yaxin dengan skor 19-21, 8-21 dalam laga final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium yang berlangsung 43 menit.
Detail pertandingan
Final berlangsung ketat pada gim pertama. Amri/Nita sempat memimpin 19-16, namun gagal memanfaatkan peluang tersebut dan akhirnya menyerah di gim pertama.
Memasuki gim kedua, momentum berpindah ke pasangan Tiongkok yang mengendalikan permainan sehingga pertandingan berakhir 19-21, 8-21. Pertandingan tuntas dalam tempo kurang dari satu jam, menunjukkan intensitas tinggi meski hasil belum berpihak pada wakil Indonesia.
Reaksi pemain
Amri, yang berusia 27 tahun, menyatakan rasa syukur meski target juara tidak tercapai. Ia menyoroti penurunan performa pada gim kedua serta pentingnya komunikasi selama pertandingan.
“Bersyukur walau hasilnya tidak yang kami harapkan. Kami merasa excited, sangat bergairah dari awal final ini.”
“Itu jadi titik balik mereka, sementara kami tidak bisa lepas dari tekanan sampai gim kedua selesai,”
Amri menambahkan bahwa kunci pertandingan adalah komunikasi dan fokus pada setiap poin. Ia mengatakan bahwa dirinya dan Nita selalu saling memberi semangat untuk terus berusaha pada tiap poin.
“Saya dan Nita selalu berkata 'kami bisa melakukannya di setiap poin'. Kami bisa melakukannya di setiap pertandingan, fokus di setiap poin untuk mendapatkan poin berikutnya.”
Dedikasi dan harapan
Nita, 25 tahun, menyampaikan medali perak ini dipersembahkan kepada beberapa pihak yang mendukung perjuangan mereka. Ia menegaskan bahwa perjuangan tidak berhenti dan menyatakan terima kasih atas dukungan tim.
- Pasangan di lapangan, Amri Syahnawi
- Keluarga
- Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI)
- Tim ganda campuran
“Saya bisa buktikan dan tidak pernah menyerah sampai mendapatkannya. Saya merasa semuanya sangat membantu kami. Tidak hanya 100 persen tetapi bahkan 1000 persen sejak persiapan kami di Jakarta.”
Keduanya berharap capaian di Asian Games 2026 menjadi titik awal untuk konsistensi dan hasil yang lebih baik di turnamen-turnamen berikutnya.
Catatan akhir
Meski belum berhasil merebut emas, perak ini menegaskan posisi Amri/Nita sebagai pasangan yang mampu bersaing di level Asia. Fokus pada komunikasi dan ketahanan mental menjadi pekerjaan rumah untuk meningkatkan hasil ke depan.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Krisis Cedera Liverpool: Enam Pemain Masih Dipantau
Liverpool memantau enam pemain cedera setelah jeda internasional FIFA berakhir 6 Oktober. Klub terus evaluas...
David Singleton Resmi Latih Dewa United, Bidik Gelar IBL
David Singleton resmi ditunjuk pelatih Dewa United pada 2 Oktober 2026 dan dikontrak satu musim dengan targe...
Sofia dan Rekan Jadi Relawan Asian Games 2026, Biaya Ditanggung Sendiri
Sofia dan tujuh rekannya menjadi relawan Asian Games 2026 di Nagoya, menanggung sendiri biaya perjalanan dem...
Srondeng dan Tiga Atlet Indonesia Melaju ke Final Lead Asian Games 2026
Empat atlet Indonesia, termasuk Srondeng, melaju ke final lead panjat tebing Asian Games 2026 di Port Messe...
Diana Shnaider Kalahkan Janice Tjen di China Open 2026
Janice Tjen tersingkir dari China Open 2026 usai kalah 0-6, 4-6 dari Diana Shnaider pada putaran kedua di Be...
Aditya Tri Gugur di Final Asian Games, CdM Minta Publik Dukung
CdM Todotua minta publik beri dukungan untuk Aditya Tri Syahria setelah gugur di final speed Asian Games kar...