Zlatko Dalic Mundur Usai Kroasia Tersingkir di Piala Dunia 2026
Zlatko Dalic mengumumkan pengunduran diri sebagai pelatih tim nasional Kroasia pada 2026, sehari setelah kekalahan 1-2 dari Portugal yang mengakhiri langkah mereka di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Keputusan mundur dan waktu pengumuman
Pengumuman resmi datang dari Federasi Sepak Bola Kroasia tak lama setelah kekalahan dari Portugal. Dalic menutup masa kepelatihannya yang berlangsung selama sembilan tahun bersama tim nasional.
Keputusan ini, menurut Dalic, adalah yang paling berat dalam kariernya. Ia menyatakan bahwa melatih timnas adalah kehormatan tertinggi dan menegaskan alasan emosional di balik pengunduran diri.
"Melatih tim nasional adalah kehormatan terbesar dan tak ada yang lebih penting dari tugas ini. Ini keputusan terberat yang pernah saya ambil sepanjang karier saya."
Hasil di Piala Dunia 2026 dan konteks pertandingan
Kroasia finis sebagai peringkat kedua di Grup L, berada di bawah Inggris. Namun perjalanan mereka berhenti di babak 32 besar setelah kalah 1-2 dari Portugal.
Kekalahan itu mengakhiri ambisi Kroasia untuk melaju ke perempat final pada turnamen 2026. Hasil ini menjadi akhir dari siklus yang menjanjikan namun terasa kurang memuaskan bagi publik dan federasi.
Jejak karier dan pencapaian Dalic
Selama menukangi Kroasia, Dalic meninggalkan sejumlah prestasi penting. Di bawah asuhannya, tim mencapai final Piala Dunia 2018 dan finis di peringkat tiga pada 2022.
Prestasi tersebut memperkuat reputasi Kroasia sebagai kekuatan relatif kecil yang konsisten di pentas dunia. Warisan itu kini menjadi bagian utama dari evaluasi atas masa kepemimpinannya.
Reaksi federasi dan implikasi ke depan
Federasi Sepak Bola Kroasia memuji sikap rendah hati Dalic dan berterima kasih atas dedikasi serta kemenangan yang diraih selama ia menukangi tim.
Kepergian Dalic membuka babak baru bagi tim nasional. Federasi akan segera mulai proses pencarian pelatih baru untuk mempersiapkan kualifikasi dan turnamen mendatang.
Dengan mundurnya Dalic, Kroasia harus menimbang arah taktik dan regenerasi pemain. Keputusan pengganti akan menentukan kelanjutan strategi tim menuju kompetisi besar berikutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...