Terry Optimis Inggris Lebih Kuat Hadapi Argentina
John Terry menyatakan keyakinan bahwa The Three Lions lebih unggul secara individu dan mampu menyingkirkan Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026. Pernyataan itu disampaikan saat ia menjadi pembicara di FIFA Podcast, Selasa, 14 Juli 2026, di mana Terry juga menyoroti peran Lionel Messi dan pengalaman tim asuhan Lionel Scaloni.
Terry: Inggris lebih unggul secara individu
Mantan kapten Timnas Inggris ini terang-terangan menilai kualitas pemain Inggris berada di atas Argentina. Menurut Terry, perbedaannya ada pada materi pemain yang lebih lengkap dan strategi yang dipersiapkan tim asuhan Thomas Tuchel.
"Saya tidak khawatir dengan Argentina, saya tidak melihat mereka sebagai tim yang lebih baik dari kami. Menurut saya, secara individu, pemain Inggris lebih baik daripada pemain Argentina,"
Ancaman Messi dan keuntungan pengalaman Argentina
Meski optimistis, Terry mengakui bahwa Argentina punya modal penting: pengalaman tampil di laga besar. Ia menilai hal itu bisa menjadi keuntungan dalam fase-fase akhir turnamen.
"Pengalaman mereka di fase-fase akhir turnamen seperti ini tentu bisa menjadi keuntungan besar,"
Terry juga memperingatkan bahwa keberadaan Lionel Messi tetap menjadi faktor penentu. Menurutnya, kehadiran pemain seperti Messi membuat Argentina selalu punya peluang untuk membalikkan keadaan.
"Saat Anda memiliki pemain seperti Messi, Anda akan selalu merasa masih punya peluang untuk memenangkan pertandingan,"
Perbandingan dengan pemain lain dan pandangan mantan pemain
Terry membandingkan pengaruh Messi dengan mantan rekan setimnya di Chelsea, Eden Hazard. Ia menilai kedua pemain itu mampu mengubah jalannya pertandingan dalam waktu singkat.
"Saya hanya bisa membandingkannya dengan Eden Hazard saat di Chelsea. Ketika Anda memiliki pemain seperti itu, Anda selalu percaya bisa membalikkan keadaan, bahkan ketika sedang tertinggal,"
Selain Terry, mantan bek Inggris Gary Pallister juga menilai Messi tetap berbahaya meski tidak lagi pada puncak performa seperti satu dekade lalu. Sementara itu, eks gelandang Joe Cole memandang skuad Inggris punya kecepatan dan kualitas yang cukup untuk mencapai final.
Data pertandingan dan implikasi taktik
Selama Piala Dunia 2026, Inggris tampil produktif dengan mencetak 13 gol. Di sisi lain, Argentina mulai menunjukkan celah di lini belakang setelah kebobolan lima gol dalam tiga pertandingan fase gugur. Statistik ini memberi gambaran tantangan taktikal bagi kedua tim.
Pertemuan Inggris kontra Argentina dipastikan menjadi salah satu laga paling dinantikan di semifinal. Inggris akan mengandalkan kedalaman skuad dan kecepatan, sementara Argentina mengandalkan pengalaman dan kehebatan individu Messi.
Dengan kedua tim membawa kelebihan berbeda—kualitas individu Inggris dan pengalaman serta pengaruh Messi bagi Argentina—pertarungan taktik dan momen individual diperkirakan akan menentukan siapa yang lolos ke final.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...