Luis Suárez Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026
Penyerang veteran Uruguay Luis Suárez dipastikan tidak akan tampil di Piala Dunia 2026 setelah namanya tak tercantum dalam daftar pemain yang dibawa pelatih Marcelo Bielsa. Keputusan itu menutup peluang Suárez untuk tampil di turnamen putaran kelima dalam karier internasionalnya.
Keputusan Bielsa dan dampaknya
Pelatih Marcelo Bielsa memilih skuad yang tidak memasukkan nama Suárez, meski sang striker sempat membuka pintu untuk kembali memperkuat timnas. Keputusan ini dianggap salah satu akhir kemungkinan comeback Suárez karena hubungan kedua pihak tidak terlalu baik.
Keputusan pencoretan memberi ruang bagi perombakan skuad menuju Piala Dunia. Bagi Suárez, hasil ini berarti ia tidak akan menambah catatan penampilannya bersama timnas pada turnamen terbesar sepak bola dunia.
Reaksi Suárez
Suárez menyatakan ia tak pernah menutup peluang membela negara. Pernyataannya disampaikan setelah namanya absen dari daftar pemain pilihan Bielsa.
"Saya tidak akan pernah mengatakan tidak kepada tim nasional. Jika mereka membutuhkan saya, apalagi untuk Piala Dunia, saya pasti akan datang."
Meski menyesali pencoretan, Suárez juga berharap keputusan itu memberi kesempatan bagi pemain yang lebih muda berkembang. Ia mengakui pernah mengatakan hal yang tidak semestinya dan telah meminta maaf.
"Saya mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak saya katakana dan saya sudah meminta maaf untuk itu."
Catatan karier internasional
Suárez, yang saat ini berstatus pemain Inter Miami, terakhir membela timnas Uruguay pada September 2024. Ia tercatat mengumpulkan 143 penampilan untuk La Celeste dan memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak timnas dengan 69 gol.
Striker berjulukan El Pistolero ini tampil di empat edisi Piala Dunia: 2010, 2014, 2018, dan 2022. Dengan absennya pada 2026, ambisi tampil di putaran kelima kini berakhir.
Implikasi ke depan
Pencoretan Suárez menandai fase transisi bagi timnas Uruguay. Menurut pengamatan, keputusan Bielsa memberi peluang bagi pemain muda untuk mengisi posisi depan dan membangun skuat jangka panjang.
Untuk Suárez secara personal, keputusan ini mengakhiri harapan mengikuti satu lagi edisi Piala Dunia, tetapi juga membuka babak baru bagi regenerasi di tubuh tim nasional Uruguay.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Baker 5 Gol: Indonesia Diminta Tak Bergantung Jelang Lawan Thailand
Mitch Baker cetak lima gol kontra Bangladesh, tapi pengamat minta Timnas tak bergantung satu striker jelang...
Pelatih Bangladesh Akui Kualitas Pemain Indonesia Lebih Unggul
Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengakui superioritas Indonesia setelah kalah 9-2 pada laga Grup A FIFA ASE...
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...