Rem Motor Bunyi? 4 Penyebab dan Cara Memeriksanya
Suara tidak biasa pada rem motor—seperti decitan, gesekan kasar, atau bunyi berdecit saat tuas rem ditekan—sebaiknya tidak diabaikan. Gejala ini bisa muncul karena kotoran, keausan kampas, atau masalah pada piringan cakram, dan berpotensi mengurangi efektivitas pengereman sehingga membahayakan keselamatan pengendara. Segera pemeriksaan mekanis diperlukan untuk mengetahui penyebab dan menindaklanjutinya.
Penyebab Umum Rem Berbunyi
Beberapa faktor sering menjadi sumber bunyi pada sistem pengereman sepeda motor. Mengetahui masing-masing penyebab membantu menentukan langkah perbaikan yang tepat.
-
Kampas rem menipis
Kampas rem yang mendekati batas pemakaian dapat menimbulkan bunyi saat bergesekan dengan piringan cakram. Keausan ini mengubah profil permukaan kampas sehingga gesekan tidak lagi halus.
-
Permukaan kampas mengeras
Selain menipis, permukaan kampas yang mengeras karena panas atau usia juga kerap menyebabkan suara decit. Menggunakan kampas yang sesuai spesifikasi kendaraan dapat mencegah masalah ini.
-
Kotoran di area pengereman
Debu, pasir, lumpur, atau kerikil kecil yang masuk ke sela kampas dan piringan dapat menyebabkan gesekan kasar dan bunyi berdecit saat roda berputar.
-
Piringan cakram aus atau tidak rata
Permukaan cakram yang sudah aus, tergores, atau tidak rata menghasilkan bunyi ketika kampas bergesekan. Kondisi ini biasanya memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dan kemungkinan pelepasan atau penggantian cakram.
Apa Kata Ahli
Suara pada rem bisa muncul karena beberapa faktor, mulai dari kampas rem yang sudah menipis, adanya debu atau kotoran, hingga kondisi piringan cakram. Selain itu, kondisi minyak rem dan penyetelan rem juga perlu diperhatikan. Karena itu, ketika muncul suara atau perubahan pada kinerja pengereman, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan agar penyebabnya bisa diketahui.
Tindakan yang Disarankan
Untuk menjaga performa pengereman dan keselamatan, lakukan pemeriksaan berkala pada komponen rem. Berikut langkah sederhana yang bisa dilakukan pengendara maupun bengkel:
- Periksa ketebalan kampas rem dan ganti bila mendekati batas pemakaian.
- Bersihkan area cakram dan kampas dari debu atau kotoran dengan cairan pembersih yang sesuai.
- Periksa permukaan piringan untuk mendeteksi keausan atau keausan tidak merata.
- Periksa kondisi minyak rem dan cek penyetelan sistem rem jika diperlukan.
Melakukan pemeriksaan dini membantu mencegah kerusakan lebih lanjut dan memperkecil risiko kecelakaan. Bila bunyi tetap muncul setelah pembersihan sederhana, sebaiknya bawa motor ke teknisi profesional untuk evaluasi lengkap.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Chery Technician Skill Contest 2026: Perkuat Kompetensi Teknisi
Chery Indonesia menggelar Technician Skill Contest 25-26 Sept 2026 di Bekasi untuk memperkuat kompetensi tek...
AHM Segarkan CRF1100L Africa Twin dengan Warna dan Grafis Baru
AHM menyegarkan CRF1100L Africa Twin dengan warna, grafis, dan opsi Grand Prix Red untuk memperkuat karakter...
Badly Kibarkan Merah Putih, Raih Podium di IM4AC Motegi 2026
Muhammad Badly Ayatullah finis ketiga di IM4AC Motegi 2026, meraih podium pertama musim ini setelah tampil i...
4 Rider AHM Siap Berlaga di Moto4 Asia Cup Motegi 2026
Empat rider AHM—Bintang, Resky, Badly, dan Maulana—siap berlaga di putaran ketiga IM4AC 2026 di Motegi pada...
Ribuan Penonton Padati Yamaha Enduro Challenge Sidoarjo
Ribuan penonton memadati Yamaha Enduro Challenge Sidoarjo (26–27 Sept 2026); ratusan starter adu skill di tr...
GIIAS Semarang 2026 Dibuka, 19 Merek Tampilkan Teknologi Otomotif
GIIAS Semarang 2026 dibuka 30 Sept di Muladi Dome UNDIP; 19 merek ikuti pameran dan ada potongan BBNKB 10% u...