DPR Minta RRI Perluas Siaran Piala Dunia ke Wilayah 3T
Komisi VII DPR RI mendesak LPP RRI memperluas jangkauan siaran selama pelaksanaan Piala Dunia 2026, terutama ke wilayah 3T (terluar, tertinggal, dan terdepan). Desakan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran direksi LPP TVRI, LPP RRI, dan LKBN Antara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Dorongan ke wilayah 3T
Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, mengatakan antusiasme masyarakat pelosok terhadap Piala Dunia sangat tinggi. Namun menurutnya, sebagian wilayah masih belum terjangkau siaran televisi digital dan layanan media publik perlu menjangkau mereka.
"Perlu perhatian memperluas jangkauan siaran ke wilayah 3T. Antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sangat tinggi," ujar Hendry dalam RDP.
Hendry juga menekankan momentum Piala Dunia harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas media publik nasional dan menjaga lonjakan rating agar tidak turun setelah turnamen selesai.
Respons RRI: perbaikan pemancar dan cakupan
Menanggapi dorongan DPR, Direktur Utama RRI Hendrasmo menyatakan pihaknya sedang memperluas jangkauan siaran ke wilayah 3T. Saat ini, RRI mengklaim cakupan siaran mencapai 75 persen dari wilayah nasional.
"Kami terus meningkatkan jangkauan siaran di wilayah 3T. Perbaikan pemancar juga sedang dilakukan di beberapa daerah," kata Hendrasmo.
Perbaikan difokuskan pada pemancar Medium Wave Extended (AM/MW). Optimalisasi gelombang menengah ditargetkan agar masyarakat di pelosok lebih mudah mengakses siaran RRI, termasuk siaran pertandingan Piala Dunia.
Kolaborasi antar media publik
Dalam RDP, anggota DPR mendorong kerja sama antar lembaga penyiaran publik, seperti LPP RRI, LPP TVRI, dan LKBN Antara. Kolaborasi dinilai perlu untuk memperkuat kualitas penyiaran, produksi konten, dan distribusi multiplatform sehingga jangkauan dan kualitas layanan meningkat secara berkelanjutan.
Hendry menekankan pentingnya mempertahankan momentum peningkatan rating dan kualitas yang tercapai selama Piala Dunia agar berdampak jangka panjang bagi media publik.
Data kepuasan dan implikasi
Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, tingkat kepuasan masyarakat wilayah 3T terhadap layanan RRI mencapai 90 persen. Angka ini menjadi modal RRI untuk memperkuat layanan di daerah-daerah terpencil.
Dengan perbaikan pemancar dan kolaborasi antar lembaga, DPR berharap akses siaran Piala Dunia tidak hanya bersifat temporer, tetapi mendorong peningkatan mutu layanan publik yang bertahan setelah turnamen selesai.
Ke depan, fokus akan berada pada realisasi perbaikan teknis, penambahan titik pemancar, dan sinergi konten antar lembaga penyiaran untuk memastikan masyarakat di seluruh pelosok dapat menikmati siaran Piala Dunia 2026.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Aries Susanti Ditunjuk Manajer Timnas Panjat Tebing untuk Asian Games
Aries Susanti resmi jadi manajer Timnas Panjat Tebing per 27 Juli 2026 untuk memimpin persiapan menuju Asian...
Waspada Kamboja, Indonesia Berburu Kemenangan Perdana di Piala AFF
Indonesia vs Kamboja di Pakansari malam ini; peluang menang besar namun harus waspadai kebangkitan Kamboja p...
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026–2030
Agustiar Sabran resmi dilantik sebagai Ketua Umum PB Percasi 2026–2030 dan berjanji melanjutkan program suks...
Penunjukan Andrea Pirlo ke Timnas Italia Ditunda akibat Kontroversi Judi
FIGC menunda penunjukan Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia karena kontroversi hubungan komersial den...
Nadeo: Timnas Siap Akhiri Puasa Gelar Piala AFF 2026
Nadeo Argawinata optimistis Timnas Indonesia mengakhiri puasa gelar Piala AFF 2026 usai TC intensif di Bali,...
Pogacar Raih Gelar Kelima Tour de France 2026
Tadej Pogacar merebut gelar kelima Tour de France 2026 di Champs-Élysées dengan catatan waktu 73 jam 56 meni...