Olahraga

Rainer Widjaja Pulih dan Bawa Trimulia ke Delapan Besar DBL 2026

Bagikan:
Rainer Evan Widjaja usai pertandingan membawa SMA Trimulia Bandung melaju ke delapan besar DBL 2026

Rainer Evan Widjaja menunjukkan perkembangan signifikan bersama SMA Trimulia Bandung pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East. Setelah sempat menepi akibat retakan pada pergelangan kaki saat tur pertandingan di Surabaya, pemain kelas 11 itu kembali menemukan kepercayaan diri dan membantu tim meraih tiket delapan besar pada laga perebutan tiket.

Cedera saat tur di Surabaya

Rainer mengalami cedera pada pergelangan kaki kanan ketika bermain di Surabaya. Awalnya ia mengira hanya keseleo, tetapi rasa sakit yang terus muncul mendorong orang tuanya menyarankan pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan menyatakan ada retakan pada pergelangan kaki kanannya, sehingga Rainer harus menjalani proses pemulihan dan beristirahat dari pertandingan untuk sementara.

Proses pemulihan dan pembelajaran

Selama masa pemulihan, Rainer belajar menahan emosi dan mengikuti prosedur rehabilitasi yang disarankan tim medis. Ia menekankan pentingnya kesabaran dalam proses kembali ke lapangan.

"Aku pernah sedih banget waktu ankle aku retak. Itu waktu aku sama teman-teman lagi tanding basket di Surabaya,"

Rainer juga mengubah rutinitas persiapannya. Kini sebelum bertanding ia melakukan pemanasan dua kali dan fokus pada penguatan otot di sekitar pergelangan kaki.

"Dari cedera itu aku belajar buat sabar sih. Diikuti prosedur pemulihannya. Sekarang juga aku kalau mau tanding pemanasannya dua kali. Penguatan dulu di bagian ankle sama pemanasan bareng tim,"

Kembalinya ke performa di lapangan

Perkembangan Rainer terlihat nyata saat Trimulia menghadapi SMAN 1 Baleendah dalam laga perebutan tiket delapan besar. Trimulia menang dengan skor 40-22.

Rainer tampil produktif dengan mencetak 10 poin dan menggenggam 10 rebound dalam hampir 21 menit permainan. Kontribusi itu menjadi salah satu kunci kemenangan tim.

Aspek mental dan prospek ke depan

Meski rasa khawatir saat berduel di bawah ring belum sepenuhnya hilang, Rainer berusaha tidak membiarkan ketakutan menghalangi perkembangan permainannya. Ia menegaskan pentingnya kesiapan fisik untuk mengatasi kecemasan saat bertanding.

"Kalau kita takut terus, kita nggak bakal bisa maju. Jadi aku berusaha buat nggak terlalu mikirin itu. Kan aku juga sudah benar-benar seratus persen di latihan dan penguatan jadinya harus berani,"

Kemenangan atas SMAN 1 Baleendah memberi Trimulia momentum positif menjelang babak delapan besar. Rainer dan tim diharapkan terus menjaga kebugaran dan kehati-hatian agar cedera tidak kembali mengganggu.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait