Hiburan

Operasi Pesta Copet Syuting di Pestapora, Butuh 3 Tahun

Bagikan:
Poster Operasi Pesta Copet dan suasana festival musik Pestapora

Film Operasi Pesta Copet menjalani pengembangan hampir tiga tahun dan melakukan syuting utama di festival musik Pestapora. Ide film muncul dari keresahan sutradara Edy Khemod terkait maraknya pencopetan di konser, lalu dikembangkan bersama rumah produksi Imajinari dan penyelenggara Boss Creator. Konferensi pers digelar di Plaza Senayan, Rabu 22 Juli 2026.

Perjalanan pengembangan dan jadwal

Gagasan awal disampaikan Khemod dalam pertemuan pertama dengan Imajinari pada 2023. Sebelumnya, obrolan awal antara Khemod dan Boss Creator berlangsung pada akhir 2022 saat Boss Creator mempertimbangkan perluasan ke industri film.

Rencana syuting semula ditargetkan 2024, tetapi ditunda ke 2025 agar persiapan lebih matang. Timeline singkat proyek ini:

  • Akhir 2022: Diskusi ide awal antara Khemod dan Boss Creator
  • 2023: Pertemuan resmi antara Imajinari dan Khemod, kolaborasi dimulai
  • 2024: Rencana syuting awal, kemudian ditunda
  • 2025: Pelaksanaan syuting di Pestapora
  • 2026: Konferensi pers dan pengumuman publik

Alasan memilih Pestapora sebagai lokasi

Khemod ingin latar cerita berada di festival musik agar suasana terasa autentik. Tim produksi memilih berkolaborasi langsung dengan Boss Creator agar tidak perlu membangun festival fiktif yang memakan biaya besar.

Pertama kali Khemod cuma bilang, 'Gue pengen bikin film tentang copet.' Karena setiap konser Seringai pasti ada copet. Dari situ dia punya keresahan kenapa copet bisa berkeliaran dengan mudah.

Teknis syuting di tengah puluhan ribu penonton

Proses syuting dibagi menjadi tiga fase: sebelum festival, saat acara berlangsung, dan setelah festival. Sebagian adegan direkam di tengah puluhan ribu penonton Pestapora, sementara adegan lain dibuat khusus untuk kebutuhan cerita.

Penyesuaian teknis diperlukan agar festival tetap berjalan normal bagi pengunjung. Beberapa panggung harus selesai lebih awal dari biasanya—biasanya dua hingga tiga hari sebelum acara, kali ini rampung sejak empat hari sebelumnya.

Peran Boss Creator dan pembagian tanggung jawab

Boss Creator memasuki proyek sebagai mitra lokasi dan penyelenggara. Pendiri Boss Creator menjelaskan ide awal kolaborasi dan keputusan mempercayakan aspek kreatif kepada Imajinari.

Awalnya saya cerita ke Khemod kalau Boss Creator kepikiran ingin mengembangkan IP dan punya film. Lalu Khemod menyampaikan idenya membuat film yang berlatar festival musik dengan konsep copet.

Meski ada tambahan kerja teknis untuk tim Boss Creator, mereka menegaskan tidak menambah biaya sewa untuk tim produksi.

Kami tidak menambah biaya sewa. Memang ada pekerjaan yang harus dilakukan lebih ekstra, tetapi kami senang karena ini pengalaman baru.

Operasi Pesta Copet menjadi contoh produksi yang memanfaatkan lokasi acara nyata untuk menciptakan suasana autentik. Pendekatan ini memberi tantangan logistik sekaligus membuka kesempatan diskusi tentang keamanan acara massal dan adaptasi produksi film di lapangan nyata.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait