Jakarta Bhayangkara Presisi Juara AVC Champions League 2026
Jakarta Bhayangkara Presisi menjuarai AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 setelah mengalahkan Foolad Sirjan Iranian 3-1 pada final yang digelar di GOR Terpadu A, Pontianak, Minggu, 17 Mei 2026 malam. Kemenangan ini menjadi gelar Asia pertama bagi tim voli putra Indonesia tersebut.
Jalannya pertandingan
Suporter tuan rumah memberi tekanan positif sehingga JBP mampu mengendalikan permainan sejak set pertama. Keita membuka keunggulan melalui dua service ace beruntun dan Farhan menutup set pertama dengan spike usai memanfaatkan kesalahan servis lawan.
Set kedua berlangsung ketat dan Foolad Sirjan Iranian sempat menyamakan keadaan berkat servis ace Mozic. Namun JBP segera bangkit dan memanfaatkan kesalahan lawan untuk merebut set ketiga lewat spike keras dari Keita.
Di set keempat, pertandingan kembali berlangsung sengit. Keita membalikkan momentum dengan tiga service ace beruntun, didukung blok dominan Simon, sehingga JBP berhasil menutup laga dengan skor set keempat 25-23.
Peran pemain kunci
Permainan agresif JBP didorong oleh kombinasi servis dan serangan sayap. Keita tampil menentukan lewat beberapa service ace serta spike penutup, sementara Simon memberikan kontribusi besar lewat blok. Outside hitter Farhan Halim juga berperan penting mengerek poin-poin krusial.
Reaksi tim
Setelah pertandingan, Farhan menyatakan kebanggaannya bisa berada satu tim dengan pemain level atas dan merasakan dukungan penonton Pontianak sepanjang laga.
"Buat saya pribadi pengalaman yang sangat berharga karena bisa satu tim dengan pemain-pemain top level, lawannya juga top level. Bangga bisa memberikan yang terbaik,"
Pelatih Reidel Toiran menilai gelar ini sebagai pencapaian penting bagi bola voli Indonesia dan menegaskan tim tetap melakukan evaluasi menjelang agenda dunia selanjutnya.
"Luar biasa. Kita menjadi juara dan ini pencapaian yang sangat membanggakan,"
Kapolda Kalimantan Barat sekaligus manajer tim, Irjen Pol Pipit Rismanto, menyatakan skuad akan diperkuat secara bertahap untuk menghadapi kompetisi dunia. Ia juga menyebutkan keberangkatan tim ke world championship.
"Alhamdulillah hari ini kita diberikan rezeki menjadi juara AVC. Ini bukan akhir, karena nanti dua tim ini akan berangkat mengikuti world championship,"
Implikasi dan langkah selanjutnya
Kemenangan ini memperkuat posisi JBP sebagai wakil kuat Asia dan menjadi modal penting sebelum tampil di tingkat dunia. Tim pelatih telah mengisyaratkan evaluasi komposisi pemain dan persiapan taktik menjelang kejuaraan dunia mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sepak Takraw Putra Indonesia Raih Perak di Asian Games 2026
Tim sepak takraw putra Indonesia meraih medali perak nomor men's quadrant Asian Games 2026 setelah kalah 1-2...
Ferran Torres Cedera, Carlos Espi Dipanggil Perkuat Spanyol
Ferran Torres absen karena cedera pergelangan kaki kiri; Carlos Espi dari Real Madrid dipanggil menggantikan...
Tuchel Ingatkan Inggris Tetap Fokus Hadapi Kroasia di Rijeka
Thomas Tuchel meminta Inggris tetap fokus jelang laga UEFA Nations League melawan Kroasia di Rijeka, setelah...
Tyler Adams Kembali Jadi Kapten Timnas Amerika Serikat
Tyler Adams ditunjuk kembali sebagai kapten Timnas Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2030; Pochettino me...
PSIS Semarang Bidik Tiga Poin Lawan Adhyaksa FC di Jatidiri
PSIS Semarang menjamu Adhyaksa FC di Jatidiri (3 Okt). Widodo minta pemain percaya diri tanpa overconfidence...
Dewa United Fokusi Kembangkan Pemain Lokal untuk IBL 2027
David Singleton ditunjuk pelatih Dewa United untuk IBL 2027 dan akan memberi peluang lebih besar bagi pemain...