Lion Air Pastikan Penumpang Menginap di Soetta Dapat Makanan dan Minuman
Maskapai Lions Air memastikan penumpang yang tertahan dan menginap di Bandara Soekarno-Hatta mendapat makanan ringan dan minuman setelah erupsi Anak Krakatau mengganggu operasional penerbangan pada Senin, 7 September 2026.
Tanggapan Lions Air di Bandara Soetta
Direktur of Airport Service and Facilities Lions Group, Ariga Cakrawala Putera, mengatakan pihak maskapai tidak menyediakan fasilitas penginapan. Namun, mereka menyalurkan kebutuhan dasar seperti air minum dan cemilan bagi penumpang yang terdampak pembatalan atau penundaan penerbangan.
"Kalau fasilitas penginapan kami tidak menyediakan. Namun, kalau seperti cemilan, air minum, dan makanan ringan kita beritakan,"
Ariga mencatat total sekitar 6.000 penumpang melakukan refund atau reschedule sejak data dihimpun pada pukul 08.00 WIB hingga shift malam.
"Total hari ini untuk di Cengkareng Terminal 1 B, untuk penumpangnya itu kurang lebih sekitar 6.000 (penumpang). Itu dari shift pagi ya dari jam 08:00 WIB ketemu jam 20:00 WIB ini,"
Dia menambahkan bahwa Lions Air tetap menyiapkan armada untuk penerbangan, tetapi kepastian jadwal bergantung pada keputusan manajemen bandara.
"Kalau untuk kejelasan jadwal kapan diberangkatkan, itu kita belum bisa pastikan. Tetapi kami siapkan setiap harinya, itu flight flight ke rute-rute yang sudah ada gitu loh ya,"
Penutupan Operasional dan Dampak
Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyampaikan permintaan maaf atas penghentian sementara operasional yang diperpanjang hingga pukul 08.59 WIB pada Senin. Kebijakan darurat itu diambil karena meningkatnya aktivitas erupsi Anak Krakatau.
Imbas sebaran abu vulkanik dilaporkan menyebabkan gangguan perjalanan bagi 119.215 penumpang. Penutupan sementara berdampak pada akumulasi 923 penerbangan domestik, internasional, dan kargo.
Rincian dampak yang disampaikan manajemen bandara meliputi:
- 671 rute penerbangan domestik terdampak
- 232 jadwal penerbangan internasional terdampak
- 20 penerbangan kargo terhenti
Imbauan untuk Penumpang
Assistant Deputy Communication and Legal PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, meminta calon penumpang untuk selalu memeriksa status penerbangan sebelum menuju bandara. Dia mengingatkan agar pengiriman penumpang ke bandara tidak menyebabkan penumpukan berlebih.
"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan sampai pukul 08.59 WIB,"
"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan,"
Penumpang juga dapat memanfaatkan contact center InJourney Airports di nomor 172 untuk konsultasi informasi dan pembaruan jadwal.
Kondisi ke Depan
Pihak bandara dan maskapai akan terus memantau aktivitas vulkanik dan menyesuaikan operasional sesuai rekomendasi otoritas keselamatan. Penumpang disarankan selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi maskapai dan bandara hingga situasi dinyatakan aman.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ribuan Antre di Soetta setelah Penerbangan ke Ternate Dibatalkan
Ribuan penumpang Lion Air mengantre di Terminal 1 Soetta, 7 Sept 2026, setelah penerbangan ke Ternate dibata...
Peringatan 7 September 2026: 5 Hari Penting yang Diperingati
Tanggal 7 September 2026 menandai lima peringatan penting, dari Perlindungan Pembela HAM hingga Hari Jadi Am...
IDAI: Abu Vulkanik Tingkatkan Risiko Gangguan Pernapasan pada Anak
IDAI memperingatkan abu vulkanik mengandung partikel dan gas berbahaya yang meningkatkan risiko inflamasi da...
Kemendikdasmen Lanjutkan Pembinaan Talenta hingga Ajang Internasional
Kemendikdasmen membina 420 juara nasional dan mengirim 79 delegasi yang meraih 47 penghargaan internasional...
Angkasa Pura Siapkan Transportasi ke Bandara Alternatif
Angkasa Pura menyediakan bus dan kereta ke bandara alternatif; biaya ditanggung penuh bagi penumpang terdamp...
Bandara Soetta dan Halim Ditutup hingga 18.00 WIB akibat Abu Krakatau
Soetta dan Halim ditutup sementara hingga estimasi 18.00 WIB, 7 Sep 2026, akibat sebaran abu Gunung Anak Kra...