Efek Rumah Kaca Isi OST Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca dipastikan mengisi original soundtrack (OST) film Laut Bercerita. Pengumuman itu disampaikan tim produksi melalui akun resmi film pada Senin, 27 Juli 2026.
Lagu berjudul "Matilah Kau Mati" akan menjadi bagian musik pengiring film. Lagu ini diadaptasi dari puisi "Di Hari Kematianku" yang muncul dalam novel Laut Bercerita, dan dijadwalkan rilis pada Jumat, 31 Juli 2026, di Spotify serta platform musik digital lainnya.
Pengumuman dan petunjuk sebelumnya
Sebelum konfirmasi resmi, tim produksi memberi petunjuk melalui beberapa judul lagu seperti "Di Udara", "Sebelah Mata", "Seperti Rahim Ibu", dan "Desember". Petunjuk tersebut memicu spekulasi penggemar hingga akhirnya mengarah pada nama band yang telah berkarya selama 25 tahun.
Dalam unggahan pengumuman, tim produksi juga menyampaikan terima kasih atas antusiasme penggemar yang menebak siapa pengisi soundtrack. Konfirmasi keterlibatan Efek Rumah Kaca datang sebagai jawaban atas spekulasi itu.
Proses kreatif dan keterlibatan band
Lagu "Matilah Kau Mati" ditulis khusus oleh vokalis Cholil Mahmud bersama personel Efek Rumah Kaca. Komposisi ini dibuat untuk mengiringi momen emosional dalam film dan mengambil inspirasi langsung dari bagian puisi yang berperan penting di novel.
Kolaborasi ini menandai keterlibatan band kawakan dalam proyek adaptasi sastra besar. Kehadiran ERK diharapkan menambah kedalaman musikal yang sesuai dengan nuansa cerita.
Tentang film dan pemain
Laut Bercerita adalah adaptasi dari novel laris karya Leila S. Chudori. Kisah mengikuti perjalanan Biru Laut, seorang aktivis mahasiswa yang menjadi korban penghilangan paksa pada masa Orde Baru.
Film disutradarai oleh Yosep Anggi Noen dan dibintangi Reza Rahadian sebagai Biru Laut. Deretan pemain lain antara lain Yunita Siregar, Dian Sastrowardoyo, Eva Celia, Christine Hakim, Arswendy Bening Swara, dan Kevin Julio.
Harapan dan implikasi
Rilis lagu pada 31 Juli menjadi momen penting menjelang tayang film. Musik karya Efek Rumah Kaca diharapkan memperkuat unsur emosional dan historis cerita, sekaligus menarik perhatian penggemar musik independen dan penikmat sastra.
Dengan reputasi ERK dan materi sumber yang kuat, kolaborasi ini berpotensi menambah daya tarik film di mata penonton dan kritikus. Rilis resmi lagu serta tanggapan publik akan menjadi indikator awal kesuksesan unsur musik dalam film.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
No Na Rilis 'Star', Angkat Identitas Indonesia lewat Island Pop
No Na merilis 'Star' pada 18 Sep 2026, memadukan pop modern, referensi gamelan, dan nuansa tropis sebagai pe...
Film Horor Indonesia Meluncur di IHFFM 2026, Tayang di Melbourne
IHFFM 2026 diumumkan di Jakarta; festival memutar film horor bertema mitologi Indonesia di The Capitol, Melb...
Rekomendasi Film Adaptasi Gim, Termasuk Resident Evil (2026)
Tujuh rekomendasi film adaptasi gim untuk ditonton, termasuk Resident Evil yang tayang di Indonesia 16 Septe...
Produser Janji Bangun Rumah Singgah Jika Film Istimewa Capai 1 Juta
Produser film Istimewa berjanji membangun Rumah Singgah di tiap provinsi jika film mencapai satu juta penont...
Netflix Produksi Narnia: The Magician’s Nephew, Rilis Feb 2027
Netflix produksi film Narnia karya C. S. Lewis, sutradara Greta Gerwig; rilis bioskop 12 Feb 2027 dan tayang...
The Scandal Tayang di Netflix: Romansa Berbahaya di Era Joseon
The Scandal tayang di Netflix 18 Sept 2026; romansa berbahaya berlatar Joseon dengan Son Ye-jin, Ji Chang-wo...