Ditha Fadhilah Kembali ke SMAN 9 Bandung sebagai Asisten Pelatih
Ditha Lisda Fadhilah kembali ke almamaternya, SMAN 9 Bandung, tetapi kali ini bukan sebagai pemain melainkan asisten pelatih. Keputusan itu terealisasi sejak 2024 dan ia hadir di lapangan saat Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East, merasakan kembali atmosfer kompetisi yang pernah mengantarnya meraih prestasi.
Kilas Balik: Dari Pemain Juara ke Pelatih Muda
Ditha memperkuat SMAN 9 Bandung pada dua edisi DBL West Java, yakni 2018 dan 2019. Debutnya pada 2018 berakhir manis karena skuad yang diperkuatnya berhasil menjadi juara DBL West Java. Setahun kemudian SMAN 9 melaju hingga posisi Big Four.
Perjalanan itu meninggalkan kesan dan motivasi bagi Ditha untuk turut membangun kembali kejayaan tim putri almamaternya. Ia mengaku semangat melihat tim berlaga di DBL kembali membara.
"Pastinya gereget ya. Apalagi tahun 2018 dan 2019 itu saya juga sempat main di DBL,"
Peralihan ke Kepelatihan dan Pembelajaran
Selepas menamatkan SMA, kecintaan Ditha pada basket membuatnya memilih jalur kepelatihan. Sejak 2024 namanya tercatat sebagai asisten pelatih tim putri SMAN 9 Bandung di kompetisi DBL West Java-East.
Keseriusannya tampak dari langkah mengambil penataran untuk memperoleh lisensi kepelatihan. Ia ingin meneruskan pengalaman sebagai pemain sekaligus terus belajar memperdalam kemampuan melatih.
"Karena sejak awal saya memang suka basket. Dan dari lulus SMA juga ingin membagikan pengalaman dan ilmu saya ke anak-anak sambil saya belajar juga,"
Ambisi Mengembalikan Kejayaan Almamater
Ditha menegaskan komitmennya membantu SMAN 9 meraih prestasi tinggi lagi. Selain membagikan teknik dan pengalaman, ia terlibat langsung dalam pembangunan karakter pemain muda di sekolah tersebut.
"Untuk urusan melatih ini saya memang serius. Sudah ambil lisensi juga ... Karena ini almamater saya dan saya masih punya mimpi buat bawa almamater ini berjaya lagi kayak dulu,"
Implikasi dan Langkah Ke Depan
Keberadaan alumnus yang kembali berperan sebagai pelatih sering kali memberi dampak positif bagi program pembinaan. Pengalaman kompetitif Ditha di DBL 2018-2019 dan upayanya memperoleh lisensi bisa mempercepat proses adaptasi tim putri SMAN 9.
Ke depan, fokus tim adalah memaksimalkan pembinaan teknis dan mental pemain demi target melaju jauh di edisi DBL berikutnya. Kehadiran Ditha menambah opsi kepelatihan yang menggabungkan pengalaman pemain dan pendekatan pembelajaran berlisensi.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Empat Sekolah Tampilkan Cerita Indonesia di AQUA DBL Dance 2026
Empat sekolah SMA tampil di AQUA DBL Dance 2026 West Java-East, menyajikan tema budaya, sejarah, UMKM, dan p...
Keluarga Dukung Evan Azka di DBL, Orangtua Tekankan Sekolah
Keluarga Evan Azka hadir di tribun DBL 2026, memberi dukungan moral sambil menekankan prioritas pendidikan b...
Rainer Widjaja Pulih dan Bawa Trimulia ke Delapan Besar DBL 2026
Rainer Widjaja pulih dari retakan pergelangan kaki dan membantu SMA Trimulia Bandung melaju ke delapan besar...
Kirani Azka Putria: Dancer SMAN 21 Bandung dan Duta Lingkungan
Kirani Azka Putria, dancer SMAN 21 Bandung, berkompetisi di AQUA DBL Dance 2026 dan aktif sebagai Duta Lingk...
AQUA DBL Dance 2026: Pelajar Tampilkan Kelestarian Laut dan Batik
Dua tim pelajar di AQUA DBL Dance 2026 tampilkan kelestarian laut dan batik, mengajak generasi muda menjaga...
Banyu Wujudkan Mimpi Main di Honda DBL 2026
Rookie SMAN 2 Bandung, Banyu Tirtayasa, mewujudkan mimpi bermain di Honda DBL 2026 setelah lama mengidolakan...