Como 1907 Lolos Liga Champions 2026/2027 Setelah Menang 4-1
Como 1907 memastikan tiket Liga Champions UEFA musim 2026/2027 setelah menutup Serie A 2025/2026 di peringkat keempat dengan 71 poin. Kemenangan 4-1 atas US Cremonese pada laga penutup menjadi penentu langsung kelolosan klub yang diasuh Cesc Fabregas.
Kemenangan penentu dan posisi akhir
Como finis di urutan keempat klasemen akhir Serie A 2025/2026 dengan 71 poin. Hasil 4-1 atas Cremonese pada pekan penutup memberi mereka tiket ke kompetisi antarklub teratas Eropa untuk pertama kali.
Kemenangan itu juga memastikan Cremonese terdegradasi ke Serie B musim depan. Selain itu, kekalahan AC Milan dari Cagliari turut memperkuat posisi Como di zona Liga Champions.
Dampak pada tim lain
Selain Cremonese yang turun kasta, Juventus dipastikan gagal merebut tiket Liga Champions setelah bermain imbang dalam derby melawan Torino. Sementara itu, Roma mengamankan posisi tiga besar usai mengalahkan Hellas Verona.
Insiden di derby Torino
Pertandingan derby antara Juventus dan Torino sempat tertunda sekitar satu jam karena gangguan keamanan menjelang kick-off. Bentrokan antarpendukung terjadi di sekitar stadion, dan satu orang pendukung dilaporkan dilarikan ke rumah sakit akibat insiden tersebut.
Perjalanan Como dan peran Fabregas
Prestasi musim ini menjadi tonggak penting bagi Como setelah dua musim terakhir bermain di Serie B. Musim ini juga menandai perjalanan penuh pertama Cesc Fabregas sebagai pelatih kepala di level Serie A.
"Ini adalah mahakarya seluruh skuad. Mereka percaya pada proses, menghormati semua pekerjaan yang kami lakukan, dan terus ingin meningkatkan level tim," kata Pelatih Como, Cesc Fabregas, Senin, 25 Mei 2026.
Konsekuensi dan prospek ke depan
Dengan tiket Liga Champions, Como akan tampil di panggung Eropa untuk pertama kali dalam sejarah klub. Peristiwa ini membuka tantangan baru, termasuk perencanaan skuat dan persiapan finansial untuk menghadapi ritme kompetisi Eropa yang lebih padat.
Musim ini menandai transformasi cepat bagi klub; dari promosi Serie B menjadi peserta Liga Champions dalam rentang waktu singkat. Keberlanjutan prestasi akan bergantung pada manajemen, transfer, dan adaptasi tim terhadap kompetisi tingkat atas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pelatih Bangladesh Akui Kualitas Pemain Indonesia Lebih Unggul
Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengakui superioritas Indonesia setelah kalah 9-2 pada laga Grup A FIFA ASE...
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...
Belanda Bangkit: Reijnders Selamatkan 1 Poin vs Yunani
Belanda bangkit dari 0-2 untuk imbang 2-2 lawan Yunani; Reijnders mencetak gol penyeimbang dan memperpanjang...