Boston Bruins Pensiunkan Nomor 37 Patrice Bergeron
Boston Bruins akan memensiunkan nomor punggung 37 milik Patrice Bergeron pada musim depan sebagai penghormatan atas kariernya yang berlangsung 19 musim bersama klub. Pengumuman ini dibuat pada Sabtu, 20 Juni, setelah Bergeron resmi mengakhiri kariernya di NHL.
Penghormatan untuk karier panjang
Bergeron menghabiskan seluruh karier NHL bersama Bruins sejak debutnya pada 2003, setelah dipilih pada putaran kedua Draft 2003. Klub menyatakan pensiunnya nomor 37 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kepemimpinan pemain tersebut selama hampir dua dekade.
Bergeron sendiri menyampaikan rasa terima kasih dan keterkejutannya. Ia mengatakan bahwa penghormatan ini sulit diungkapkan dengan kata-kata dan tak pernah terbayangkan saat tiba di Boston pada usia 18 tahun.
"Nomor saya dipensiunkan oleh Boston Bruins merupakan kehormatan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata."
Prestasi dan catatan statistik
Selama 1.294 pertandingan bersama Bruins, Bergeron mencetak 1.040 poin yang terdiri dari 427 gol dan 613 assist. Ia menempati posisi ketiga dalam daftar pencetak poin sepanjang masa klub.
Prestasinya juga termasuk rekor liga: enam kali meraih Selke Trophy sebagai penyerang dengan kemampuan bertahan terbaik—pencapaian yang belum disamai pemain lain.
- 6× Selke Trophy
- King Clancy Memorial Trophy (2013)
- Mark Messier NHL Leadership Award (2021)
- Stanley Cup bersama Bruins (2011)
Reaksi organisasi
Presiden Boston Bruins, Cam Neely, memuji Bergeron sebagai salah satu penyerang dua arah terbaik sepanjang masa dan menyorot kepemimpinan yang menjadi teladan dalam organisasi.
"Patrice membuat kami bangga setiap kali mengenakan seragam Bruins."
Pemilik klub, Jeremy Jacobs, menambahkan pujian tinggi terhadap peran Bergeron di lapangan.
"Patrice adalah pemain yang diinginkan setiap tim dan penyerang bertahan terbaik dalam sejarah NHL."
Rincian seremoni dan warisan
Nomor 37 akan menjadi nomor ke-14 yang dipensiunkan oleh Bruins dan akan bergabung dengan nama-nama besar seperti Zdeno Chara, Bobby Orr, dan Ray Bourque dalam jajaran legenda klub.
Hingga kini klub belum mengumumkan tanggal pasti seremoni pemensiunan nomor. Rincian terkait upacara dan acara penghormatan akan disampaikan dalam waktu dekat.
Warisan Bergeron dipandang tak hanya dari statistik, tetapi juga dari pengaruhnya terhadap budaya tim dan generasi penggemar yang akan datang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...