Yayasan Haroen Aly Salurkan Beasiswa Wakaf Rp179 Juta di Aceh
BANDA ACEH — Yayasan Wakaf Haroen Aly menyalurkan beasiswa pendidikan sebesar Rp179.120.500 kepada 30 santri di Aceh, Kamis (25/6). Penyerahan dilakukan secara simbolis pada kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas yang berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh. Program ini digelar dalam rangka memperingati Bulan Muharram yang ditetapkan sebagai Bulan Wakaf Nasional.
Penyaluran beasiswa dan sasaran
Beasiswa ditujukan kepada 30 santri sebagai bagian dari upaya peningkatan akses pendidikan berbasis wakaf. Penyaluran diserahkan langsung dalam acara yang juga memuat santunan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas. Anggaran berasal dari optimalisasi dana wakaf yang dikelola yayasan secara produktif.
Lebaran Yatim dan literasi Ziswaf
Lebaran Yatim adalah program nasional yang dijalankan serentak di seluruh Indonesia untuk meringankan beban anak yatim dan penyandang disabilitas. Kegiatan ini meliputi penyaluran santunan, bantuan pendidikan, dan beasiswa, serta berbagai bentuk dukungan sosial lainnya. Selain bantuan langsung, acara juga dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai instrumen Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf).
Makna wakaf produktif menurut yayasan
Ketua Nazhir Yayasan Wakaf Haroen Aly, Tgk H. Irawan Abdullah, menjelaskan bahwa penyaluran beasiswa itu membuktikan efektivitas pengelolaan wakaf yang profesional dan produktif. Ia menilai wakaf harus mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan umat.
"Momentum Bulan Muharram menjadi waktu yang sangat tepat untuk memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial. Beasiswa ini merupakan hasil optimalisasi dana wakaf yang kami kelola agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para santri yang sedang menempuh pendidikan,"
Tgk Irawan menambahkan bahwa wakaf tidak sekadar menjadi ibadah jariah, tetapi juga instrumen pemberdayaan ekonomi dan pendidikan. Menurutnya, wakaf produktif dapat melahirkan generasi Islam yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.
"Insya Allah, Yayasan Wakaf Haroen Aly akan terus menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya Kementerian Agama, dalam mengembangkan pendidikan Islam dan memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan Ziswaf yang profesional di Aceh,"
Dengan kegiatan ini, diharapkan kesadaran publik terhadap pengelolaan wakaf produktif meningkat, sehingga wakaf dapat lebih luas dimanfaatkan untuk pengembangan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Aceh.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...
Wali Kota Langsa Lantik 143 Pejabat Eselon III-IV, 25 Nama Diumumkan
Wali Kota Langsa melantik 143 pejabat Eselon III-IV di Pendopo, Sabtu 3/10; 25 nama diumumkan untuk memperku...
Kapolri Suyudi Lakukan Mutasi Besar, Kapolda Sumut Diganti
Kapolri Jenderal Suyudi meneken mutasi besar pada 2 Oktober 2026, mengganti Kapolda Sumut dan mengangkat Kad...
Kapolres Simalungun Gelar Jumat Curhat dan Bansos di Pematang Asilum
AKBP Hendri Nupia Dinka Barus menggelar Jumat Curhat dan Jumat Berkah di Masjid Al Ikhlas Pematang Asilum, t...