Banyu Wujudkan Mimpi Main di Honda DBL 2026
Banyu Tirtayasa Legawa, pemain rookie SMAN 2 Bandung, akhirnya menggenapi mimpinya bermain di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East setelah sebelumnya hanya menonton dari tribun. Debutnya berlangsung musim ini di Bandung, hasil dari tekad yang sudah tumbuh sejak SMP.
Makna nama dan harapan keluarga
Nama lengkapnya membawa makna khusus. Banyu dan Tirta sama-sama berarti air, sedangkan Legawa bermakna ketenangan. Orang tuanya memberi nama itu dengan harapan ia hidup tenang dan mampu mengikuti aliran kehidupan.
"Waktu aku masih SD itu aku sempat nanya artinya apa sih namaku. Kata orang tua aku, biar hidupku itu tenang mengikuti air gitu,"
Ia menegaskan kembali pemaknaan namanya dan bagaimana itu memengaruhi sikapnya sehari-hari.
"Kalau tiap katanya sih, Banyu kan air, Tirta juga air, dan Legawa sendiri itu ketenangan. Mungkin maksudnya hidupku itu tenang seperti mengikuti aliran air gitu,"
Dari penonton menjadi pemain Charets
Keputusan Banyu bergabung dengan tim putra SMAN 2 Bandung, yang bernama Charets, bukan spontan. Setahun sebelum debutnya, ia masih berada di tribun saat Charets mengangkat trofi DBL West Java di Bandung Arena.
Momen menyaksikan final tersebut memperkuat tekadnya untuk suatu hari bermain di lapangan yang sama. Ia mengaku sudah bermimpi tampil di kompetisi DBL sejak SMP.
"Sebenarnya memang sudah dari aku SMP punya mimpi bakal main di DBL dan mainnya itu di SMAN 2 Bandung. Tahun lalu aja aku sempat nonton final DBL, Kak,"
Alasan memilih SMAN 2 Bandung
Banyu menyebut dua alasan utama: kualitas basket dan tradisi sekolah di dunia kompetisi. SMAN 2 Bandung memiliki reputasi konsisten mengikuti DBL, sehingga menjadi pilihan alami baginya yang ingin sekaligus bersekolah dan berkembang sebagai pemain.
"Karena basketnya bagus dan sekolahnya juga bagus sih. Aku juga pengin banget main di DBL kan, jadinya cari sekolah yang juga konsisten ikut DBL juga," ujarnya.
Langkah ke depan
Debut Banyu di Honda DBL 2026 menandai awal perjalanan baru bagi pemain muda ini. Ia kini berpeluang belajar di lingkungan bertradisi kompetisi dan berkontribusi bagi Charets pada musim berjalan.
Perjalanan Banyu yang dimulai dari tribun hingga lapangan bisa menjadi cerminan bagi pemain muda lain yang memupuk mimpi sejak dini dan mencari lingkungan yang mendukung.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Empat Sekolah Tampilkan Cerita Indonesia di AQUA DBL Dance 2026
Empat sekolah SMA tampil di AQUA DBL Dance 2026 West Java-East, menyajikan tema budaya, sejarah, UMKM, dan p...
Keluarga Dukung Evan Azka di DBL, Orangtua Tekankan Sekolah
Keluarga Evan Azka hadir di tribun DBL 2026, memberi dukungan moral sambil menekankan prioritas pendidikan b...
Rainer Widjaja Pulih dan Bawa Trimulia ke Delapan Besar DBL 2026
Rainer Widjaja pulih dari retakan pergelangan kaki dan membantu SMA Trimulia Bandung melaju ke delapan besar...
Kirani Azka Putria: Dancer SMAN 21 Bandung dan Duta Lingkungan
Kirani Azka Putria, dancer SMAN 21 Bandung, berkompetisi di AQUA DBL Dance 2026 dan aktif sebagai Duta Lingk...
Ditha Fadhilah Kembali ke SMAN 9 Bandung sebagai Asisten Pelatih
Ditha Lisda Fadhilah kembali ke SMAN 9 Bandung sebagai asisten pelatih sejak 2024, membawa pengalaman juara...
AQUA DBL Dance 2026: Pelajar Tampilkan Kelestarian Laut dan Batik
Dua tim pelajar di AQUA DBL Dance 2026 tampilkan kelestarian laut dan batik, mengajak generasi muda menjaga...