Polres Sergai Fasilitasi Pulang Pasutri ke Jakarta
Polres Serdangbedagai (Sergai) memfasilitasi kepulangan sepasang suami istri dan dua anaknya dari Medan ke Jakarta Selatan pada Kamis, 28 Mei. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk pelayanan Polri Presisi kepada warga yang mengalami kesulitan biaya perjalanan.
Aksi bantuan dan fasilitas
Bantuan kepulangan difasilitasi langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Erikson David. Ia mengatur biaya transportasi agar keluarga tersebut dapat kembali ke Jakarta tanpa menanggung beban biaya tambahan.
AKP Erikson menyatakan bahwa langkah ini bagian dari upaya polisi hadir membantu kebutuhan masyarakat secara langsung.
Kronologi perjalanan keluarga
Kepada petugas, Radi menjelaskan alasan keberangkatan mereka ke Medan adalah untuk ziarah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Perjalanan dimulai dari Jakarta, namun keluarga hanya mampu membeli tiket bus hingga Bandar Lampung.
Selanjutnya mereka melanjutkan perjalanan dengan menumpang beberapa truk hingga tiba di Medan. Setelah tiga hari di sana, mereka kehabisan ongkos untuk kembali ke Jakarta.
"Setelah tiga hari di Medan kami kehabisan ongkos untuk kembali pulang ke Jakarta," ujar Radi.
Respons Polres Sergai dan harapan keluarga
AKP Erikson menyebut bantuan itu merupakan implementasi pelayanan Polri Presisi yang mengedepankan kepedulian pada warga. Ia berharap kehadiran polisi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
"Kami berharap kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan pertolongan," kata AKP Erikson David.
Radi dan istrinya, Masitoh Ainun Lubis, menyampaikan rasa terima kasih mereka. Mereka berharap Polri dan Polres Sergai terus sukses dan tetap bersahaja dalam mengayomi masyarakat.
Implikasi dan catatan
Kasus ini menyorot peran institusi kepolisian tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan. Bantuan seperti ini menunjukkan perluasan fungsi pendekatan kepolisian yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Ke depan, intervensi serupa diharapkan dapat digencarkan untuk menjangkau warga rentan yang mengalami kendala serupa, terutama saat pergerakan warga meningkat pada masa-masa perayaan keagamaan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pameran Hari Jadi Taput Jadi Ruang Belajar untuk Petani
Pameran Hari Jadi ke-81 Tapanuli Utara diubah menjadi ruang belajar bagi petani, menampilkan edukasi benih,...
BPH Silaturahmi dengan Civitas Univa Labuhanbatu, Tekankan Rekrutmen Mahasiswa
BPH dan civitas Univa Labuhanbatu bersinergi untuk kembangkan kampus dan tingkatkan perekrutan mahasiswa set...
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...