Aksi Dayung Viking Suporter Norwegia Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Ribuan suporter Norwegia mencuri perhatian di Piala Dunia 2026 setelah menampilkan aksi chant bergaya mendayung perahu khas Viking saat laga kontra Irak di Boston, Selasa, 17 Juni. Aksi itu berlangsung di tribun dan juga di jalan sekitar Boston Gardens, memicu euforia penonton dan menjadi viral di media sosial.
Aksi dan suasana di stadion
Di Boston Stadium, suporter Norwegia memenuhi tribun dengan jersey merah dan beragam atribut. Mereka kompak melakukan gerakan mendayung sambil meneriakkan chant berulang kali, menambah energi sepanjang pertandingan. Gerakan itu terlihat serempak dan sinkron, sehingga menarik perhatian penonton lain di stadion.
"Hu! Hu! Hu!"
Suara teriakan singkat itu mengiringi gerakan dayung yang dilakukan berpuluh-puluh baris suporter. Aksi ini tidak hanya berlangsung sebatas teriakan, melainkan juga menjadi atraksi visual yang memperkuat identitas kelompok suporter tersebut.
Viral di media sosial
Video aksinya cepat tersebar di platform daring setelah diunggah oleh akun X @ultras_clips. Unggahan itu mendapat banyak perhatian dan komentar dari warganet. Sebagian pengguna langsung membandingkan gerakan tersebut dengan Viking Clap yang sempat populer saat Euro 2016.
Reaksi daring menunjukkan ketertarikan publik terhadap unsur budaya yang mereka tampilkan. Video viral juga memperpanjang eksposur pertandingan di luar aspek skor dan teknik permainan.
Asal-usul budaya dan simbolisme
Ikon Viking memang melekat kuat pada identitas negara-negara Nordik, termasuk Norwegia. Penggunaan simbol dan gerakan bertema Viking kerap dimanfaatkan suporter untuk menegaskan identitas nasional dalam pertandingan internasional. Karena itu, penggunaan gerakan mendayung ini mudah dipahami sebagai perpaduan antara dukungan suporter dan kebanggaan budaya.
Dampak pada gelaran Piala Dunia
Aksi ini menambah warna tersendiri pada Piala Dunia 2026 dan menunjukkan bagaimana suporter bisa ikut menciptakan momen berkesan. Selain aspek hiburan, momen semacam ini juga memicu perbincangan lintas negara tentang tradisi suporter dan batas-batas kreativitas dalam stadion.
Perjalanan turnamen masih panjang, sehingga kemungkinan munculnya momen unik lain tetap terbuka. Untuk sekarang, aksi dayung ala Viking dari suporter Norwegia menjadi salah satu sorotan awal yang berhasil menarik perhatian penonton dan publik internasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...