IPSI dan PB WI Dukung Pelatnas Jangka Panjang Presiden
Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelatnas jangka panjang yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan itu disampaikan melalui pernyataan resmi pada 25-26 Juni 2026 di Jakarta sebagai respons atas kebijakan pendanaan multiyears untuk pembinaan atlet.
Dukungan resmi dari IPSI dan PB WI
Ketua Umum PB IPSI, Sugiono, menyambut baik komitmen pemerintah tersebut dan menilai kebijakan ini memberi kepastian bagi program pembinaan cabang pencak silat. Pernyataan Sugiono dipublikasikan oleh Kementerian Olahraga pada Kamis, 25 Juni 2026.
"PB IPSI menyambut baik dan mendukung komitmen Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam memperkuat pembinaan olahraga nasional melalui program pelatnas yang berkelanjutan dan jangka panjang,"
Menurut Sugiono, keberlanjutan pembinaan menjadi fondasi untuk mencetak atlet berprestasi dan memperkuat ekosistem olahraga dari tingkat daerah hingga nasional.
Alasan dukungan dan manfaat pendanaan multiyears
PB WI yang dipimpin Airlangga Hartarto menyampaikan dukungan serupa secara tertulis pada Jumat, 26 Juni 2026. Airlangga menekankan bahwa pembangunan kemampuan fisik dan teknik atlet memerlukan proses panjang dan terencana.
"Saya Ketua Umum PB WI menyambut baik dan mendukung penuh komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam menerapkan pelatnas jangka panjang dengan pendanaan multiyears dan akademi olahraga,"
Kedua organisasi menilai pendanaan multiyears akan memberikan kepastian anggaran sehingga program pembinaan tidak terputus oleh perubahan periode anggaran tahunan. Selain itu, rencana pembangunan akademi olahraga dinilai sebagai langkah strategis mempercepat perkembangan atlet menuju level dunia.
Contoh keberhasilan dan kebutuhan pembinaan sejak dini
PB WI memberikan contoh atlet yang berhasil berprestasi internasional setelah dibina sejak usia muda. Nama-nama tersebut disebut sebagai bukti bahwa sistem pelatnas panjang efektif.
- Lindswell Kwok
- Edgar Xavier Marvelo
Airlangga menyatakan bahwa prestasi tidak bisa dibangun secara instan; dibutuhkan program yang terstruktur, durasi latihan panjang, dan dukungan pelatih berpengalaman untuk mencapai prestasi dunia.
Prospek dan implikasi bagi olahraga nasional
Dengan dukungan dua organisasi besar ini, kebijakan pelatnas jangka panjang berpeluang mendapat legitimasi di kalangan cabang olahraga lain. Pendanaan berjangka juga membuka peluang investasi infrastruktur seperti akademi, pusat pengembangan bakat, dan program pembinaan usia dini.
Ke depan, sinergi antara pemerintah dan organisasi olahraga akan menjadi kunci untuk menjaga kesinambungan prestasi Indonesia di pentas internasional. Dukungan PB IPSI dan PB WI memberi sinyal kuat bahwa sejumlah cabang olahraga siap berkomitmen mengikuti kerangka pembinaan jangka panjang tersebut.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Batas Olahraga Melebur: 5 Hybrid Sport yang Unik
Lima hybrid sport menggabungkan elemen catur, tinju, sepak bola, trampolin, dan sepeda untuk menciptakan per...
Sabar/Reza Lolos 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Sabar Karyaman dan Moh Reza membuka BWF World Championships 2026 dengan kemenangan 22-20, 14-21, 21-15 atas...
Barcelona Menang 2-1 atas Al Ahly di Trofi Gamper 2026
Barcelona menang 2-1 atas Al Ahly di Trofi Gamper 2026 di Spotify Camp Nou; Abdelkarim dan Raphinha jadi pen...
Lee Kang-in Cetak Gol Debut, Atletico Menang 2-0 atas Malaga
Lee Kang-in mencetak gol debut saat Atletico Madrid menang 2-0 atas Malaga di Metropolitano, membuka LaLiga...
Bodo/Glimt Menang 3-1 di Tandang, Selangkah ke Liga Champions
Bodo/Glimt menang 3-1 atas NEC Nijmegen di leg pertama play-off Liga Champions, membawa mereka selangkah lag...
Celtic Menang 3-0 atas LASK di Play-off Liga Champions
Celtic menang 3-0 atas LASK di leg pertama play-off Liga Champions di Celtic Park lewat gol Nygren dan dua g...