Jepang Jadi Wakil Asia Pertama Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Jepang memastikan sejarah sebagai wakil Asia pertama yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Swedia pada laga terakhir Grup F di Dallas, Texas. Hasil itu mengantar Samurai Biru finis di posisi kedua dengan lima poin, dan melaju ke fase gugur tanpa kalah.
Klasemen Grup F dan catatan tak terkalahkan
Jepang mengakhiri fase grup dengan satu kemenangan dan dua hasil imbang, berada di bawah Belanda yang menjadi juara grup. Total koleksi gol Samurai Biru mencapai tujuh gol dari tiga laga, rekor terbanyak bagi mereka dalam satu edisi Piala Dunia.
Keberhasilan itu juga menandai pertama kalinya Jepang melewati fase grup Piala Dunia tanpa menelan kekalahan. Performanya konsisten sejak laga pembuka, sehingga tim asuhan Hajime Moriyasu mampu mengamankan tiket ke babak 32 besar lebih awal dibanding wakil Asia lain.
Rangkaian hasil Grup F
Perjalanan Jepang di Grup F dimulai dengan hasil imbang 2-2 kontra Belanda. Mereka kemudian meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Tunisia sebelum menutup tahap grup dengan seri 1-1 melawan Swedia. Kombinasi itu menghasilkan tujuh gol dan menegaskan daya serang tim.
Implikasi untuk sepak bola Asia
Kesuksesan Jepang menjadi kabar positif bagi kawasan Asia. Dari sembilan wakil Asia di Piala Dunia 2026, Jepang menjadi yang pertama memastikan langkah ke 32 besar.
Kondisi berbeda dialami Korea Selatan, yang sempat berpeluang menjadi wakil Asia pertama. Namun, mereka kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A dan harus turun ke posisi ketiga, sementara Yordania dan Qatar lebih dulu tersingkir.
Tantangan di babak 32 besar
Pada babak 32 besar, Jepang akan menghadapi tantangan berat: juara Grup C, Brasil, pada 30 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi reuni setelah kedua tim menggelar laga uji coba pada Oktober tahun lalu.
Lawan yang tangguh bakal menguji konsistensi dan rencana taktik Hajime Moriyasu. Jepang melangkah ke fase gugur dengan modal tak terkalahkan dan produktivitas gol terbaiknya di level Piala Dunia.
Secara keseluruhan, capaian ini memberi dorongan moral bagi sepak bola Asia dan menempatkan Jepang sebagai salah satu kandidat yang patut diperhitungkan di babak sistem gugur.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...
Alcaraz Melaju ke Semifinal Japan Open Usai Shapovalov Mundur
Carlos Alcaraz melaju ke semifinal Japan Open 2026 setelah Denis Shapovalov mundur karena cedera saat skor 7...